Ekspresi-dasar arsitektural pada bangunan pusat kebudayaan, objek studi: Volkstheater Sobokartti di Semarang, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v5i1.76Kata Kunci:
Ekspresi, Pusat Kebudayaan, Volkstheater SobokarttiAbstrak
Belum adanya pedoman khusus yang mengatur mengakibatkan pusat kebudayaan di Indonesia seringkali menggunakan bangunan eksisting yang tidak diperuntukkan sebagai pusat kebudayaan dan/atau dirancang dengan langgam modern yang benar-benar berbeda dari langgam arsitektur yang telah ada. Penelitian ini secara spesifik mengangkat isu ekspresi-dasar arsitektural pada bangunan Pusat Kebudayaan Volkstheater Sobokartti. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengungkap makna arsitektural berdasarkan ekspresi-dasar bangunan Pusat Kebudayaan Volkstheater Sobokartti. Penelitian ini menggunakan teori-teori: pusat kebudayaan, ekspresi arsitektural, interpretasi makna arsitektural. Teori-teori ini bersama dengan objek studi kemudian dianalisa dan dielaborasi secara mendalam menggunakan teori anatomi arsitektural dan prinsip penataan. Penelitian ini berhasil menghimpun acuan ekspresi-dasar arsitektural sebagai dasar merancang dan/atau membaca makna ekspresi bangunan pusat kebudayaan. Manfaat penelitian ini yaitu: dapat digunakan sebagai acuan bagi arsitek dan pemangku kepentingan dalam merancang pusat kebudayaan di Indonesia; metode untuk merancang atau membaca makna ekspresi pusat kebudayaan bagi mahasiswa, akademisi, arsitek, dan masyarakat dengan fokus studi yang bersangkutan; titik awal masukan untuk penelitian-penelitian lain sejenis bagi peneliti.
Unduhan
Referensi
Adimihardja, Kusnaka, dan Purnama Salura. 2004. Arsitektur dalam Bingkai Kebudayaan. Diedit oleh Anwar Holid. Bandung: Foris Publishing, CV. Architecture & Communication.
Afrin, Sabrina. 2018. “Bangladeshi Cultural Center: for the Bangladeshi Population Living in New York City.” University of Massachusetts Amherst. https://scholarworks.umass.edu/masters_theses_2/626/.
Assemble Papers. 2018. Interior Sobokartti. Retrieved November 22, 2018, from assemblepapers.com.au website: https://assemblepapers.com.au/2018/08/02/sunyata-the-poetics-of-emptiness/
Badan Pusat Statistik. 2014. Statistik Indonesia. Statistical Yearbook of Indonesia. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2015.00002.
Boombastis. 2018. Pendopo. Retrieved November 13, 2018, from boombastis.com website: https://www.boombastis.com/filosofi-rumah-jawa/78079.
DeCarli, Georgina, dan Luckner Christopher. 2012. “Museum, Cultural Center or Both?” In Culture and Development, 16–19. http://www.lacult.unesco.org/docc/museum_cultural_center.pdf.
Googlemaps. 2018. Volkstheater Sobokartti. Retrieved November 22, 2018, from googlemaps website: https://www.google.co.id/maps/place/Society+for+Arts+and+Culture+and+the+Cultural+Heritage+Building+Sobokartti.
Hakim Homint. 2019. Pendopo. Retrieved April 25, 2019, from hakimhomint.wordpress.com website: https://hakimhomint.wordpress.com/2017/05/10/macam-joglo/.
Hu, Bin. 1991. “The Chinese Cultural Center at Greenwood Park (Des Moines, Iowa) integrated into a landscape design: a reflection of Chinese culture in contemporary western architecture.” Iowa State University. https://lib.dr.iastate.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=17956&context=rtd.
Jogja Update. 2019. Volkstheater Sobokartti. Retrieved February 22, 2019, from jogjaupdate.com website: http://jogjaupdate.com/sobokartti-semarang-cagar-budaya-jawa-tengah-yang-sempat-terlupa/.
Kisah Klasik Duniaku. 2018. Volkstheater Sobokartti. Retrieved November 25, 2018, from kisahklasikduniaku.com website: http://kisahklasikduniaku.blogspot.com/2018/09/walking-tour-mataram.html.
Mebel Amara. 2019. Denah Pendopo. Retrieved February 25, 2019, from mebelamara.com website: https://www.mebelamara.com/2016/04/struktur-joglo.html.
Muchamad, Bani Noor, dan Ikaputra. 2010. “Model Ekspresi Arsitektur.” Menuju Pendidikan Arsitektur Indonesia Berbasis Riset.
Pikbee. 2018. Volkstheater Sobokartti. Retrieved November 8, 2018, from pikbee.com website: https://www.pikbee.com/tag/sobokarti.
Planning Department HKSARG. 1999. Cultural Facilities: A Study on Their Requirements and the Formulation of New Planning Standards and Guidelines. Executive. https://www.pland.gov.hk/pland_en/p_study/comp_s/cultural/eng/content.htm.
Rahardjo, T. 2018. Gambar Kerja Volkstheater Sobokartti. Semarang.
Salura, Purnama. 2010. Arsitektur Yang Membodohkan. 1 ed. Bandung: CSS Publishing.
———. 2018a. “Anatomy of Architecture Based on the Creation of Space for Activity.” International Journal of Engineering & Technology 7 (2.14): 205–7.
———. 2018b. “The philosophy of architectural ordering principles.” International Journal of Engineering and Technology(UAE) 7 (2.9): 52–55.
Salura, Purnama, dan Reginaldo Christophori Lake. 2014. “The architectural language of inner and outer space as observed among the Atoni tribe in the Tamkesi kampong on Timor Island.” International Journal of Academic Research 6 (3). https://doi.org/10.7813/2075-4124.2014/6-3/a.29.
Subroto, T. Yoyok Wahyu. 2019. “Koeksistensi alam dan budaya dalam arsitektur.” ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): v–viii. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.60.
Soemardjan, Selo, dan Soelaeman Soemardi. 1964. SETANGKAI BUNGA SOSIOLOGI. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.
Statman, D, dan A Sagi. 1994. Philosophy And Architecture. Diedit oleh Michael H. Mitias. Value Inqu. Amsterdam: Brill Rodopi.
Van, Anna. 2016. “Sustainable Valby Culture Center.” Aalborg University, AAU. https://projekter.aau.dk/projekter/files/239451536/Sustainable_Valby_Culture_Center_Anna_Van.pdf.

























