Signifikansi kultural rumah dinas pabrik gula Jatiroto Jalan Stasiun Kabupaten Lumajang
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v6i2.725Kata Kunci:
Kabupaten Lumajang, Rumah dinas pabrik gula Jatiroto, Signifikansi kulturalAbstrak
Peniliaian terhadap signifikansi kultural menjadi suatu bagian penting dalam proses penentuan kebijakan pelestarian bangunan. Signifikansi kultural merupakan sesuatu yang terkandung dalam bangunan warisan budaya, yang tidak terlihat atau intangible yang berupa nilai atau makna, oleh karena itu terkadang makna tersebut dapat disalahartikan. Berdasarkan hasil penilaian signifikansi kulturalnya, suatu bangunan dapat dinilai layak atau tidak layak untuk dilestarikan sebagai warisan budaya bagi kepentingan masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Suatu bangunan warisan budaya mempunyai elemen bangunan yang menjadi bagian penting serta dapat digali berdasarkan nilai signifikansi kulturalnya. Bangunan tersebut akan layak untuk dilestarikan dengan penelaahan signifikansi terlebih dahulu. Dalam studi ini dilakukan kajian terhadap signifikansi kultural yang dimiliki oleh bangunan rumah tinggal yang terdapat pada kompleks area Pabrik Gula Jatiroto di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, yang menjadi dasar bagi penentuan kebijakan untuk melestarikannya sebagai bangunan warisan budaya bagi kepentingan generasi yang akan datang. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan keadaan di lapangan, sedangkan metode evaluatif dengan cara pembobotan digunakan untuk mengevaluasi nilai signifikansi kultural bangunan dan elemen-elemennya. Hasil dari penelitian ini berupa kriteria nilai siginifikansi kultural pada bangunan rumah Dinas Pabrik Gula Jatiroto Kabupaten Lumajang, yang dapat dijadikan rujukan dalam upaya penyusunan kriteria nilai signifikansi kultural bangunan warisan budaya sejenis di lokasi yang lain.
Unduhan
Referensi
Australia Icomos International Council on Monuments and Sites. 1981. ‘Guidelines to The Burra Charter Cultural Significance and Conservation Policy’. Australia Icomos. 1981. https://australia.icomos.org/publications/burra-charter-practice-notes/burra-charter-archival-documents/.
Bakri, Aidatul Fadzlin, Norhati Ibrahim, Sabarinah Sh Ahmad, and Nurulhusna Qamaruz Zaman. 2015. ‘Public Perception on the Cultural Significance of Heritage Buildings in Kuala Lumpur’. Procedia - Social and Behavioral Sciences 202 (August): 294–302. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.08.233.
Catanese, Anthony J., Jeffrey E. Ollswang, and James C. Snyder. 1979. Introduction to Urban Planning. New York: McGraw-Hill Book Co.
Estin, Novia, Antariksa, and Noviani Suryasari. 2017. ‘Pelestarian Bangunan Kolonial Belanda Di Jalan Pemuda Depok’. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya 9 (2): 52–59. http://arsitektur.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jma/article/view/334.
Feilden, Bernard. 2007. Conservation of Historic Buildings. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780080502915.
Hastijanti, Retno. 2016. ‘Analisis Penilaian Bangunan Cagar Budaya’. Research Gate. 2016. https://www.researchgate.net/publication/308203329_Analisis_Penilaian_Bangunan_Cagar_Budaya.
Kerr, James Semple. 1990. The Conservation Plan: A Guide to the Preparation of Conservation Plans for European Cultural Significant. Sydney: National Trust New South Wales.
Kurniawan, Nanang. 2013. ‘Partisipasi Stakeholder Dalam Pelestarian Kawasan Rindam IV/ Diponegoro Kota Magelang Sebagai Kawasan Bersejarah’. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA 9 (1): 31. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i1.6504.
Martokusumo, Widjaja. 2017. ‘Pemaknaan Tempat Dalam Pelestarian Arsitektur’. In Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, 001–010. Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. https://doi.org/10.32315/sem.1.001.
Paramitha, Ida Ayu Diah, I Wayan Kastawan, and Widiastuti. 2017. ‘Nilai Signifikansi Cagar Budaya Hotel Inna Bali, Jalan Veteran Denpasar’. Ruang : Jurnal Lingkungan Binaan (Space : Journal of the Built Environment) 4 (2): 113–28. https://ojs.unud.ac.id/index.php/ruang/article/view/39667/24055.
Prabawa, Made Agus Adi, I Made Adhika, and Ida Bagus Gde Wirawibawa. 2019. ‘Konservasi Arsitektur Pura Berbasis Komunitas Di Pura Dasar Buana Gelgel, Klungkung’. Ruang : Jurnal Lingkungan Binaan (Space : Journal of the Built Environment) 6 (1): 5–20. https://ojs.unud.ac.id/index.php/ruang/article/view/50073/29816.
Prameswari, Tri Ajeng, Antariksa, and Noviani Suryasari. 2017. ‘Pelestarian Bangunan Kolonial Belanda Kantor Gubernur Jawa Timur (Gouverneur Kantoor Van Oost Java)’. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya 5 (1): 1–9. http://arsitektur.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jma/article/view/333.
Purwaningsih, Lucia Helly. 2015. ‘Kajian Signifikansi Budaya (Cultural Significance) Pada Permukiman Pecinan Tangerang’. In “Finding The Fifth Element… After Water, Earth, Wind, and Fire” Local Wisdom and Cultural Sustainability. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta. https://core.ac.uk/download/pdf/144967168.pdf.
Putra, Bayu Nugroho, Antariksa, and Ridjal Abraham Mohammad. 2017. ‘Pelestarian Bangunan Kolonial Museum Fatahillah Di Kawasan Kota Tua Jakarta’. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya 5 (1). http://arsitektur.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jma/article/view/338.
Rahmadhiani, Yunanistya. 2016. ‘Analisis Karakter Visual Arsitektural Dan Penilaian Makna Kultural Sebagai Pendekatan Pelestarian Bangunan Kolonial Inna Bali Hotel Di Denpasar’. Ruang : Jurnal Lingkungan Binaan (Space : Journal of the Built Environment) 3 (1): 53–66. https://ojs.unud.ac.id/index.php/ruang/article/view/20762/13569.
Ramli, Syamsun, Antariksa, and Herry Santosa. 2020. ‘Assessment of Aesthetical Quality of Architectural Elements of Colonial Buildings in Jalan Basuki Rahmat, Malang’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 5 (1): 87–100. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i1.250.
Ramli, Syamsun, Herry Santosa, and Antariksa. 2020. ‘Signifikansi Elemen Arsitektur Bangunan Kolonial Bergaya Art Deco Di Kota Malang’. Pawon: Jurnal Arsitektur 4 (02): 63–78. https://doi.org/10.36040/pawon.v4i02.2806.
Suryono, Alwin, Antariksa Sudikno, and Purnama Salura. 2013. ‘Conservation of Dutch Colonial Architecture Heritage On Rectorate Building of Education University of Indonesia in Bandung’. Journal of Basic and Applied Scientific Research 3 (8).
Sutanto, Ari. 2014. ‘Faktor-Faktor Keterbengkalaian Benteng Toboali Sebagai Bangunan Bersejarah’. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA 10 (1): 94. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i1.7636.
Sutomo, Irham Temas, and Aidil Surya. 2018. ‘Cultural Significance: Kawasan Bersejarah Kota Siak Sri Indrapura’. In Seminar Kota Layak Huni/Livable Space: Urbanisasi Dan Pengembangan Perkotaan. Jakarta: Universitas Trisakti. https://trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/lslivas/article/view/2763.
Timang, Vica Vanessa Sesaryo, Antariksa Antariksa, and Ismu Rini Dwi Ari. 2016. ‘Pelestarian Dukun Buntula’bi Balusu Sebagai Warisan Budaya Di Kabupaten Toraja Utara’. Jurnal Penataan Ruang 11 (1): 10. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v11i1.5214.
Truscott, Marilyn Claire. 2014. ‘Burra Charter: The Australia ICOMOS Charter for Places of Cultural Significance (1999)’. In Encyclopedia of Global Archaeology, 1078–82. New York, NY: Springer New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-0465-2_1046.
Vembrista, Gevi. 2017. ‘Karakter Spasial Dan Karakter Visual Rumah Dinas Kolonial Belanda Pabrik Gula Jatiroto’. Universitas Brawijaya.
Wahyuni, Sri. 2019. ‘Placemaking Sebagai Strategi Revitalisasi Kawasan. Studi Kasus : Kawasan Pecinan Kota Makassar’. Jurnal Linears 1 (2): 103–11. https://doi.org/10.26618/j-linears.v1i2.1815.

























