Paham Ketuhanan Koda Kirin dalam Kepercayaan Lokal Masyarakat Lamaholot

Authors

  • Benedictus Gerald Unviersitas Sanata Dharma Author
  • Demacha Fibonanda Author
  • Lodovikus Dedi Nuhan Author
  • Agus Widodo Author

DOI:

https://doi.org/10.30822/d8vwm757

Keywords:

Koda Kirin, Lera Wulan Tana Ekan, Masyarakat Lamaholot, Paham Ketuhanan.

Abstract

Masyarakat Lamaholot, memiliki kekayaan budaya dan ritual adat, salah satunya adalah ritual Koda Kirin. Ritual ini tidak hanya mencerminkan keyakinan spiritual Masyarakat Lamaholot, tetapi juga menjadi pandangan hidup yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka. Dalam ritual ini, konsep Lera Wulan Tanah Ekan (LWTE), yang merujuk pada Tuhan sebagai penguasa langit dan bumi, memegang peranan penting. Ritual Koda Kirin mengajarkan nilai-nilai keharmonisan dengan alam, penghormatan terhadap leluhur, dan pentingnya menjaga keseimbangan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan menggali lebih dalam mengenai paham ketuhanan yang terkandung dalam ritual Koda Kirin dan relevansinya dalam kehidupan Masyarakat Lamaholot. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan wawancara terhadap sejumlah narasumber, artikel ini menganalisis perkembangan kepercayaan lokal Lamaholot dan peran Koda Kirin dalam mempertahankan nilai-nilai budaya serta integrasi antara agama lokal dan agama Katolik yang diterima masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual ini memainkan peran sentral dalam mempererat ikatan sosial, menjaga keharmonisan antar manusia dan alam, serta sebagai sarana untuk pengungkapan syukur kepada Tuhan. Di samping itu, ritual ini juga berfungsi sebagai jembatan rekonsiliasi yang menjaga keseimbangan spiritual dan ekologis dalam kehidupan sehari-hari Masyarakat Lamaholot.

References

Atasoge, Anselmus D. “Simbolisme Ritual Lamaholot Dan Kohesi Sosial: Studi Antropologis Terhadap Ritual Masyarakat Lamaholot Flores Timur,” Jurnal Reinha 11, no. 2 (November 30, 2019): 53–63.

Atasoge, Anselmus Dorewoho. Praksis Ritus Komunal Etnis Lamaholot Dalam Komunitas Katolik Dan Islam di Flores Timur (Perspektif Dialog Antar Iman). Disertasi doktor, Universitas Islam Sunan Kalijaga 2022: 1-219.

Armin, Wawancara Whatsapp pada tanggal 1 Juni 2025 pukul 20.00 WIB.

Bugis, Heribertus Ama, dan Armada Riyanto. 2024. “Menggali Konsep Filosofis Ritual Wu’u Lolo Masyarakat Lamaole-Lawomaku-Flores Timur dalam Perspektif ‘Being in the Other’ Menurut Heidegger.” Jurnal Adat dan Budaya 6 (1): 30–40.

Bogdan, Robert C. and Biklen, Sari Knopp, Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods, 5th ed. (Boston: Pearson Education, 2007), 92– 96.

Creswell, John W, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. (Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2014), 3–5; Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017), 103–106.

Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia. Nostra Aetate. Dokumen Gerejawi 10. 1991; Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2013.

Fernandesz, Maria Meliana. “Ritus Tuno Manuk Sebagai Sebuah Penghormatan Terhadap Lera Wulan Tana Ekan.” JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan, dan Budaya 1, no. 1 (2020): 55– 62.

Helm, Paul. “Philosophy of Religion.” Britanica (blog). Diakses 23 Maret 2026. https://www.britannica.com/topic/philosophy-of-religion

Kebingin, Benedikta Yosefina, dan E. P. D. Martasudjita. 2022. “A Local Wisdom in East Flores and the Shift: The Transition of the Lamaholot Religion to the Catholic Religion.” Advances in Social Sciences Research Journal 9 (2): 146–158.

Kebingin, Benedikta Yosefina, Yosep Belen Keban, dan Adison Adrianus Sihombing. 2024. “Local Wisdom Masyarakat Flores Timur sebagai Pilar Toleransi Beragama.” Harmoni: Jurnal Multikultural & Multireligius 23 (2): 207–228.

Keban, Yosep Belen, dan Yohanes Hego Mukin. 2022. “Memahami Nilai-Nilai Pancasila dalam Kearifan Lokal Bua Bazar di Masyarakat Lewobele.” Jurnal Pendidikan dan Konseling 4 (5): 3627–3632.

Kerans, Bala, Wawancara Whatsapp pada tanggal 25 Mei 2025 pukul 14.00 WIB.

Lureng, Selviana Waleng, Vinsensius Lemba, dan Pilipus Wai Lawet. 2023. “Makna Tuturan Koda Geto dalam Ritual Perkawinan Masyarakat Lamawalang Kabupaten Flores Timur.” Social Science Academic 1 (2): 131–140.

Niron, Benediktus Belang. 2016. “Upacara Adat Lepa Bura pada Masyarakat Lamaholot di Desa Sulengwaseng, Kecamatan Solor Selatan, Flores Timur.” Jurnal Studi Kultural 1 (2): 94–100.

Nikolaus, Ena. “Selayang Pandang tentang Koda Kirin Mayos.” Blogger (blog). Diakses pada 19 Mei 2025. https://kodakirinmayos.blogspot.com/p/tentang-koda-kirin-mayos.html

Narasumber, Wawancara Whatsapp pada tanggal 2 Juni 2025 Pukul 17.00 WIB.

Ola, Sabon. 2020. “Persepsi tentang Tanah menurut Orang Lamaholot di Solor Barat, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Lazuardi 3 (1): 402–413.

Rokhim, Nur. Pengantar Filsafat Agama. Yogyakarta: DIVA Press, 2025.

Sabon Ola, Simon and B. Kroon, Yosep. “Persepsi Tentang Tanah Menurut Orang Lamaholot di Solor Barat Flores Timur, Nusa Tenggara Timur,” Jurnal Lazuardi 3, no. 1 (April 1, 2020): 402–415.

Soge, Yosefina Gulo, Rikki Rikki, dan Emmeria Tarihoran. 2021. “Gambaran A lah Menurut Budaya Lamaholot Dengan A lah Dalam Ajaran Gereja Katolik.” In Theos: Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 1 (8): 242–248.

Senuken, “Koda dan Integritas Ata Lamaholot.” Eposdigi (blog). Diakses pada 19 Mei 2025. https://www.eposdigi.com/2022/07/02/kearifan-lokal/koda-dan-integritas-ata-lamaholot/

Sura, Yohanes Berkmans, Wawancara pada tanggal 4 Juni 2025 Pukul 20.00 WIB.

Tokan, K.H. Ama. Agama Koda. Bali: Nilacakra, 2023.

Tatap, Eric Yohanis. “Konsep Lera-Wulan Tana-Ekan Orang Lembata dalam Tinjauan Filsafat Agama Hegel: Suatu Upaya Berdialog.” Melintas: Jurnal Agama dan Filsafat 38, no. 2 (2022): 189–205.

Toron, Yosef Masan. “Kalore Wue Goka, Goka Lodo Liku Puke: Menafsir Falsafah Kampung Keloreama dan Pesan Didaktis bagi Penduduk,” Jurnal Alternatif, vol. 1, no. 1 (2018): 113-132.

Tokan, Hila. “Agama Koda: Pilar Utama Pembentuk Jati Diri Anak Adonara.” Eposdigi (blog). Diakses pada 19 Mei 2025. https://www.eposdigi.com/2020/05/17/kearifan-lokal/agama-koda-pilar-utama-pembentuk-jati-diri-anak-adonara-bagian-pertama-dari-lima-tulisan/

Usfunan, Brigita Juliantrisny. “Makna Ritual Adat ‘Tuno Manuk’ di Desa Demondei Kecamatan Wotan Ulumado Kabupaten Flores Timur.” Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah 6, no. 21, (2020): 1-9.

Viktorahadi, R. F. Bhanu, “Peran Sentral Bunda Maria dalam Prosesi Arak-Arakan Patung Tuan Ma di Larantuka (Suatu Ungkapan Kearifan Lokal dalam Tradisi Religius).” Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat Agama dan Kemanusiaan 6, no. 1 (Juli 2020): 129–146.

Wedo, Rika. “Tradisi Bu’a Hira, Jamuan Syukuran Masyarakat Lamaholot,” Dimensi Indonesia (blog). Diakses pada 4 Juni 2025. https://dimensiindonesia.com/tradisi-bua-hira-jamuan-syukuran-masyarakat-lamaholot/

Wilem, Wawancara Whatsapp pada tanggal 18 Mei 2025 Pukul 17.0

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

“Paham Ketuhanan Koda Kirin Dalam Kepercayaan Lokal Masyarakat Lamaholot”. Lumen Veritatis: Jurnal Filsafat dan Teologi 17, no. 1 (April 27, 2026). Accessed June 29, 2026. https://www.journal.unwira.ac.id/index.php/LUMENVERITATIS/article/view/4794.