Identifikasi Jenis Tumbuhan Obat Tradisional Yang Di Manfaatkan Untuk Mengobati Penyakit Pada Manusia Di Desa Naitimu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu

Penulis

  • Novita Wattimena , Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira
  • Sardina Ndukang , Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira
  • Hildegardis Missa , Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira
Crossmark

Kata Kunci:

Identifikasi, Tumbuhan Obat, Penyakit, Manusia

Abstrak

Kesehatan merupakan suatu kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia. Dengan adanya kemajuan teknologi pengobatan  pada manusia semakin moderen, sehingga lebih banyak orang memilih berobat ke rumah sakit maupun ke puskesmas karena pelayanan pengobatan yang lebih efisien. Dengan adanya pengobatan yang lebih efisien maka pengobatan tradisional sudah jarang ditemukan. Walaupun pengobatan ini sudah jarang ditemukan namun sebagian masyarakat masih menggunakan pengobatan tersebut, karena adanya keterbatasan ekonomi yang cukup besar. Maka dari itu perlu untuk menambahan wawasan masyarakat mengenai cara pengelolah tumbuhan obat tradisional untuk mengobati penyakit pada manusia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik responden, mengetahui potensi jenis tumbuhan berkhasiat obat, bagian yang dimanfaatkan untuk mengobati penyakit dan mengetahui habitus yang terdapat di Desa Naitimu.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu dengan observasi langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara semi-terstruktur. Adapun prosedur penelitian diantaranya Menentukan Key Informan, Menentukan Responden, Instrumen Penelitian, Wawancara, Eksplorasi, Dokumentasi, Identifikasi, Deskripsi dan Klasifikasi.

Hasil penelitian menemukan 15 responden yang memiliki pengetahuan mengenai tumbuhan berkhasiat obat dengan perbandingan jumlah responden laki-laki dan  perempuan  tidak  merata  yaitu  terdiri  atas 7 responden  laki-laki  dan 8 responden perempuan. Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat banyak diketahui dan dilakukan oleh masyarakat berumur 45–49 tahun. Diperoleh 18 jenis tumbuhan berkhasiat obat yaitu: Jambu Mete (Anacardium occidentale), Kelor (Moringa oliefera), Sereh (Cymbopogon citratus), Sirsak (Annona muricata), Kencur (Kaempferia galanga), Kunyit (Curcuma longa), Temulawak (Curcuma zanthorrhiza), Pepaya (Carica papaya), Damar Merah (Jatropha), Jahe (Zingiber officinale), Patikan Kebo (Euphorbia hirta), Alang-Alang (Imperata cylindrica), Jambu Biji (Psidium guajava), Meniran (Phyllanthus niruri), Kirinyuh (Chromolaena odorata), Putri Malu (Mimosa pudica), Daun Afrika (Vernonia amygdalina) dan Kemangi (Ocimum basilicum). Bagian  tumbuhan yang diggunakan yaitu Daun (Folium), Rimpang (Rhizoma), Akar (Radix), Batang (Caulis), dan  Kulit buah (Perikarpium). Terdapat 4 habitus tumbuhan yaitu herba, perdu, semak dan pohon.

Kesimpulan dari penelitian ini terdapat 15 responden yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan dengan Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat banyak diketahui dan dilakukan oleh masyarakat berumur 45–49 tahun. Diperoleh 18 jenis tumbuhan yang berpotensi obat. Bagian tumbuhan yang di gunakan yaitu Daun, Kulit Buah, Rimpang, Batang dan Akar. Terdapat 4 habitus tumbuhan yaitu herba, perdu, semak dan pohon.

Referensi

Diterbitkan

2023-12-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
“Identifikasi Jenis Tumbuhan Obat Tradisional Yang Di Manfaatkan Untuk Mengobati Penyakit Pada Manusia Di Desa Naitimu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu”, JBIOEDRA, vol. 1, no. 2, hlm. 151–158, Des 2023, Diakses: 14 Agustus 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.journal.unwira.ac.id/index.php/JBIOEDRA/article/view/2634

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>