HUBUNGAN KELAS SITUS TERHADAP BESARAN GAYA GESER SESISMIK SESUAI SNI 1726:2019
DOI:
https://doi.org/10.30822/eternitas.v3i1.3179Kata Kunci:
bangunan tahan gempa, kelas situs, gaya geser dasar, SNI 1726:2019Abstrak
Gempa merupakan fenomena alam yang dapat mengakibatkan keruntuhan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Pada saat terjadi gempa, bangunan yang berdiri di atas tanah akan mengalami gerakan pada dasarnya, percepatan yang timbul akibat gerakan tanah akan menimbulkan gaya-gaya inersia horizontal/lateral pada massa struktur, selanjutnya digunakan sebagai gaya gempa rencana yang harus ditinjau dalam perencanaan. Sesuai pasal 7.8 SNI 1726:2019, gaya geser dasar seismik merupakan hasil perkalian antara koefisien respons seismik (Cs) dan berat sesimik bangunan (W). Koefisien respons seismik harus ditentukan oleh parameter percepatan resposn spektral (SDS) yang sangat tergantung pada klasifikasi kelas situs yang diatur dalam Pasal 5 SNI 1726:2019, yaitu menggunakan data profil lapisan 30 m paling atas dari penyelidikan tanah. Penelitian ini menggunakan portal beton bertulang 1 bentangan dengan 3 lantai dan 20 lokasi yang tersebar di Kota Kupang untuk melihat pengaruh kelas situs terhadap besaran gaya geser dasar seismik. Hasil penelitian terlihat bahwa gaya geser dasar situs SC mengalami peningkatan sebesar 87.5% terhadap situs SB, gaya geser dasar situs SD meningkat 9.22% terhadap SC kemudian gaya geser situs SE turun sebesar 1.94%.
Referensi






