Identifikasi Konfigurasi Geometri Bangunan Tahan Gempa
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v6i2.839Kata Kunci:
Architecture, Earthquake, Geometry configuration, Guidance, SimulationAbstrak
Indonesia merupakan wilayah rawan gempa karena di lewati lempeng-lempeng teraktif didunia dan ratusan patahan lokal. Sudah banyak korban akibat tertimpa bangunan. Oleh karena itu bangunan di Indonesia harus di desain tahan gempa. Akan tetapi tidak banyak guidance bagi arsitek dalam mendesain bangunan tahan gempa. Penelitian ini memberikan usulan guidance bagi arsitek dalam mendesain konfigurasi geometri bangunan yang relatif tahan gempa. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen simulasi dengan menggunakan 32 model bangunan dengan berbagai macam konfigurasi geometri. Kemudian dianalisa dengan modal analysissoftware Etabs dan SVA Desain Arsitektur. Dari hasil analisa diusulkan guidance : 1). Hindari bangunan terlalu langsing gunakan rasio tinggi bangunan (H)/lebar bangunan (D) ? 2, 2). Hindari soft story dimana tinggi kolom atas (h)/tinggi kolom bawah (h1) ? 0.8, 3). Gunakan bentuk simetris 2 atau 1 aksis dan hindari bentuk dengan komposisi acak, 4). Gunakan massa transformasi aditif dan subtraktif ? 15%, 5). Potensi ireguleritas torsi dan sistem non paralel bentuk L, T, U, +, Z dapat diminimalisir dengan perkuatan elemen struktur , shear wall atau dilatasi, 6). Hindari penggunaan bentuk asimetris non aksis.
Unduhan
Referensi
Arnold, Christopher. 2006. ‘Seismic Issues in Architectural Design’. In Designing For Earthquakes A Manual For Architects - FEMA 454. California: Engineering Research Institute (EERI).
Arnold, Christopher, and William W. Stewart. 2000. ‘Seismic Analysis and Design’. In The Architects Handbook of Professional Practice, edited by AIA, 13th ed., 1–7. New Jersey: John Wiley & Sons Inc.
Badan Standarisasi Nasional. 2019. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung Dan Non Gedung SNI 1726: 2019. Jakarta: Standar Nasional Indonesia.
Boen, Teddy. 2006. ‘The Yogya Earthquake 27 May 2006, Structural Damage Report’.
———. 2007a. ‘Bengkulu & West Sumatra Earthquakes, September 12, 2007, Structural Damage Report’.
———. 2007b. ‘West Sumatra Earthquake, 6 March 2007, Structural Damage Report’. In Konstruksi Tahan Gempa Indonesia, edited by HAKI, 1–30. Jakarta: HAKI.
Budiono, Bambang, and Lucky Supriatna. 2011. Studi Komparasi Desain Bangunan Tahan Gempa Dengan Menggunakan SNI 03-1726-2002 Dan RSNI 03-1726-2012. Bandung: Penerbit ITB.
Duggal, Shashikant K. 2007. Earthquake Resistant Design of Structures. New Delhi: Oxford university press New Delhi.
FEMA. 2007. NEHRP Recommended Provisions for New Buildings and Other Structures: Training and Instructional Materials-FEMA 451B. Washington DC: Federal Emergency Management Agency.
Goldsmith, Nicholas S. 2014. ‘Shape Finding or Form Finding?’ In Shells, Membranes and Spatial Structures: Footprints, 1–10. Brasil: International Association for Shell and Spatial Structures (IASS) with permission. https://ftlstudio.com/wp-content/uploads/2016/04Form Finding vs Shape Making.pdf.
Hanna, Nagy.F., Ali.M. Elrafei, Magdy.M.M Genidi, and Tamer M. S. Elsaied. 2017. ‘Efficient Mass Participation Ratio of Building with Basement’. IOSR Journal of Mechanical and Civil Engineering 14 (01): 59–74. https://doi.org/10.9790/1684-1401045974.
Hoedajanto, Dradjat, and Muhammad Riyansyah. 2015. ‘Bangunan Tahan Gempa Dan Tanggung Jawab Legal Praktisi Konstruksi Indonesia’. In Challenges in the Future, edited by Davy Sukamta, 1–10. Jakarta: HAKI.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2010. Peta Hazard Gempa Indonesia 2010 Sebagai Acuan Dasar Perencanaaan Dan Perancangan Infrastruktur Tahan Gempa. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. https://pustaka.pu.go.id/biblio/peta-hazard-gempa-indonesia-2010-sebagai-acuan-dasar-perencanaan-dan-perancangan-infrastruktur-tahan-gempa/EB4G9.
LI, Liang. 2019. ‘Research on the Function of Architectural Design Based on Seismic Observation Records in Seismic Design of Buildings’. Academic Journal of Environment & Earth Science 1 (1). https://francis-press.com/papers/1013.
Madutujuh, Nathan. 2020. ‘Perencanaan Gedung Bertingkat Dengan Program SANSPRO’. In Webinar HAKI. Jakarta: Webinar HAKI.
Murty, C. V. R., Rupen Goswami, A. R. Vijayanarayanan, and Vipul V. Mehta. 2012. Some Concepts in Earthquake Behaviour of Buildings. Gujarat: Gujarat State Disaster Management Authority Government of Gujarat.
Özmen, Cengiz, and Ali İhsan Ünay. 2007. ‘Commonly Encountered Seismic Design Faults Due to the Architectural Design of Residential Buildings in Turkey’. Building and Environment 42 (3): 1406–16. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2005.09.029.
Teddy, L., G. Hardiman, Nuroji, and S. Tudjono. 2018. ‘Simplified Vulnerabiltiy Analysis (SVA) Preliminary Design of the Frame Structure in the Architectural Design Process’. Indian Journal of Science and Technology 11 (20): 1–13. https://doi.org/10.17485/ijst/2018/v11i20/121768.
Tim Pusat Studi Gempa Nasional. 2017. Peta Sumber Dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. Edited by Masyhur Irsyam, Sri Widiyantoro, Irwan Meilano, Ariska Rudyanto, Sri Hidayati, Wahyu Triyoso, Nuraini Rahma Hanifa, Didiek Djarwadi, and Lutfi Faizal. Kabupaten Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. https://sianipar17.files.wordpress.com/2018/12/nsha_2017.pdf.
Tjokrodimuljo, Kardiyono. 1997. Teknik Gempa. Yogyakarta: Nafiri.

























