Pengaruh Pariwisata pada adaptasi fungsi, bentuk dan ruang arsitektur puri, Studi kasus: Puri Saren Agung Ubud
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v4i1.80Kata Kunci:
Adaptasi arsitektur, Arsitektur PuriAbstrak
Arsitektur Tradisional Bali adalah arsitektur yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakatnya. Upaya menjaga budaya Bali (termasuk arsitekturnya) sebagai daya tarik (magnet) pariwisata telah dilakukan sejak masa pemerintahan Kolonial Belanda dengan sebutan “Baliseering”, dilanjutkan oleh Pemerintahan Orde Baru melalui “Pariwisata-Budaya” dan yang terakhir memasuki abad ke-21 dengan slogan “Ajeg Bali. Pada saat kini tidak dapat dipungkiri lagi bahwasannya pariwisata menjadi sector komoditas utama Bali dalam upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (termasuk keluarga Puri). Puri merupakan istana sekaligus pusat pemerintahan pada era kerajaan di Bali. Puri memiliki esensi dan peran penting pada masyarakatnya sampai saat kini. Beberapa kegiatan wisatawan di dalam puri diantaranya royal wedding, royal dinner, art performance & exhibition, guest house dan lain sebagainya. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya suatu adaptasi arsitektur baik pada fungsi, tata ruang maupun bentuk bangunan sesuai dengan kebutuhan wisatawan, sedangkan pada sisi yang lain adanya suatu upaya dari keluarga puri untuk tetap mempertahankan eksistensi arsitektur Bali. Penelitian ini dirancang menggunakan metoda kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan obyek Puri Saren Agung Ubud. Puri sebagai obyek arsitektur di masa lampau dan upaya untuk mempertahankan eksistensinya baik pada masa kini maupun waktu yang akan datang dipandang dapat menjadi topik yang faktual dan menarik bagi pengembangan ilmu pengetahuan arsitektur lokal (tradisional), khususnya terkait dengan perkembangan sosial dan budaya masyarakat Bali.
© 2019 Rachmat Budihardjo
Unduhan
Referensi
Ardika, I Wayan. 2005. Strategi Bali Mempertahankan Kearifan Lokal Di Era Global, Kompetensi Budaya Dalam Globaliasi. Kumpulan A. Bali: Fakultas Sastra Universitas Udayana, Denpasar.
Budihardjo, Rachmat. 2012. ‘Sistem Pemerintahan Kerajaan Pengaruhnya Terhadap Arsitektur Bali’. NALARs: Jurnal Arsitektur UMM Jakarta. https://doi.org/doi.org/10.24853/nalars.11.2.%25p.
———. 2016. ‘THE IMPACT OF TOURISM TOWARDS SUSTAINABILITY AND THE CHANGE OF ARCHITECTURE’. International Journal of Research in Engineering and Technology. https://doi.org/10.15623/ijret.2016.0508045.
Cotteau, Jean. 2003. Wacana Seni Rupa Bali Modern Dalam Paradigma Dan Pasar, Aspek-Aspek Seni Visual Indonesia. Yogyakarta: Yayasan Seni Cemeti.
Creswell, J W. 1994. ‘Quantitative and Qualitative Paradigm Assumptions’. Research Design: Qualitative and Quantitative Approaches.
Geriya, I Wayan. 2000. Transformasi Kebudayaan Bali Memasuki Abad XXI. Bali: Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Denpasar.
H. Mudjia Rahardjo. 2010. ‘Triangulasi Dalam Penelitian Kualitatif’. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 2010. https://doi.org/10.1360/zd-2013-43-6-1064.
Mann, Richard. 2012. Palaces of Bali. Gateway Books International.
Margono. 2010. ‘Doc 21’. In Metodologi Penelitian Pendidikan.
Picard, Mchel. 2006. Bali, Pariwisata Budaya Dan Budaya Pariwisata. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Purnomo, Agus, and I Ngurah Suryawan. 2008. ‘Jejak Pergolakan Pers Mahasiswa’. Jim’s Blog. 2008. http://memecahsenyap.blogspot.com/2008/03/jejak-pergolakan-pers-mahasiswa.html.
Rachmat, Budihardjo. 2013. ‘Konsep Arsitektur Bali Aplikasinya Pada Bangunan Puri’. NALARs.
Rae, Graeme Mac. 2005. Negara Ubud? Kerajaan Budaya Abad Globalisasi, Dalam Politik Kebudayaan Dan Identitas Etnik. Bali: Fakultas Sastra Universitas Udayana, Denpasar.
Salura, Purnama. 2010. Arsitektur Yang Membodohkan. 1st ed. Bandung: CSS Publishing.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuatintatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta. https://doi.org/2008.
———. 2014. ‘Teknik Pengumpulan Data’. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. https://doi.org/10.3354/dao02420.
Sunarta, Nyoman, and Nyoman Sukma Arida. 2017. Pariwisata Berkelanjutan. I. Bali: Cakra Press. https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/81eee6c1d3a49690e16b3be3dfb9855f.pdf.
Suryawan, I Ngurah. 2008. ‘Dari Balinisasi Ke Ajeg Bali’. Jim’s Blog. 2008. http://memecahsenyap.blogspot.com/2008/03/dari-balinisasi-ke-ajeg-bali_08.html.
Suwitha, I. Putu Gede. 2019. ‘Wacana “Kerajaan Majapahit Bali”: Dinamika Puri Dalam Pusaran Politik Identitas Kontemporer’. Jurnal Sejarah Citra Lekha 4 (1): 3. https://doi.org/10.14710/jscl.v4i1.19903.
Yudantini, Ni Made, Kadek Agus Surya Darma, and Wayan Wiryawan. 2017. ‘Sejarah Dan Perkembangan Kota Denpasar Sebagai Kota Budaya’. In Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, B177–84. Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. https://doi.org/10.32315/sem.1.b177.

























