Tradisi pada rumah adat suku Ngalum Ok di era modernisasi

Penulis

  • V. F. Agung Langgeng Prasetyo Universitas Atma Jaya Yogyakarta image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.69
Crossmark

Kata Kunci:

rumah adat, suku Ngalum Ok, tradisi, arsitektur, makna

Abstrak

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari beraneka ragam suku, bangsa, budaya, ras dan agama. Salah satu suku yang ada di Indonesia adalah Suku Ngalum Ok. Suku Ngalum Ok berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Suku Ngalum Ok merupakan salah satu suku besar di Papua, yang berdomisili di lembah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Sebagai salah satu suku tradisional yang ada di Papua, Suku Ngalum Ok memiliki nilai-nilai yang tercermin dalam arsitektur dan budayanya. Nilai-nilai tersebut dapat dilihat melalui aspek bentuk, aspek fungsi dan aspek makna yang terdapat pada rumah adat Suku Ngalum Ok. Melihat perkembangan jaman menuju era modernisasi, maka perlu diperhatikan warisan budaya bagi generasi masa sekarang dan masa depan khususnya berkaitan dengan budaya serta arsitektur rumah adat Suku Ngalum Ok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan deskriptif strukturalisme. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif strukturalisme, maka dapat memberikan gambaran dan uraian secara runtut serta lengkap baik secara makro maupun mikro tentang rumah adat Suku Ngalum Ok. Hasil akhir penelitian ini adalah wujud dari aspek bentuk, aspek fungsi dan aspek makna serta keterkaitannya dengan rumah adat Suku Ngalum Ok sebagai sebuah tradisi dan warisan budaya di era modernisasi bagi masa sekarang dan masa depan.

© 2019 V. F. Agung Langgeng Prasetyo

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • V. F. Agung Langgeng Prasetyo, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

    Program Studi Magister Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Referensi

Arakian, Donatus, Robertus Mas Rayawulan, Yuliana Mberu, and Budhi B. Lily. 2018. “MAKNA RUANG DALAM BUDAYA MASYARAKAT SIKKA.” Jurnal Arsitektur KOMPOSISI 12 (2): 105–16. https://doi.org/https://doi.org/10.24002/jars.v12i2.2045.

Capon, David Smith. 1999. Architectural Theory. Edited by Illustrated; annotated; Reprint. California: John Wiley & Sons.

Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pegunungan Bintang. 2016. Kebudayaan Ngalum Ok. Kabupaten Pegunungan Bintang: Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pegunungan Bintang.

Fauzy, Bachtiar. 2013. “Dinamika Relasi Makna Fungsi Dan Bentuk Arsitektur Rumah Tinggal Masyarakat Pesisir.” Universitas Katolik Parahyangan. http://repository.unpar.ac.id/bitstream/handle/123456789/1976/Cover - Bab1 - 84208001sc-p.pdf?sequence=1&isAllowed=y.

Lake, Reginaldo Christophori. 2015a. Gramatika Arsitektur Vernakular Suku Atoni Di Kampung Adat Tamkesi Di Pulau Timor. Yogyakarta: CV Sunrise.

———. 2015b. Wologai, Eksotisme Vernakular Di Kaki Gunung Lepembusu. Kupang: Gita Kasih.

Lake, Reginaldo Christophori, Benediktus Boli, Ubaldus Djonda, and Yohanes Nurak Siwa. 2018. “Building Task Concepts of the Vernacular Settlement in Tamkesi Village.” In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/213/1/012034.

Purbadi, Yohanes Djarot. 2010. “Tata Suku Dan Tata Spasial Pada Arsitektur Permukiman Suku Dawan Di Desa Kaenbaun Di Pulau Timor.” Disertasi. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.18372.32640.

Salura, Purnama. 2010. Arsitektur Yang Membodohkan. 1st ed. Bandung: CSS Publishing.

Salura, Purnama, and Reginaldo Ch. Lake. 2014. “The Architectural Language of Inner and Outer Space as Observed among the Atoni Tribe in the Tamkesi Kampong on Timor Island.” International Journal of Academic Research. https://doi.org/10.7813/2075-4124.2014/6-3/a.29.

Salura, Purnama, and Bachtiar Fauzy. 2012. “The Ever-Rotating Aspects of Function-Form-Meaning in Architecture.” International Journal of Basic and Applied Scientific Research.

Diterbitkan

2019-06-01

Cara Mengutip

“Tradisi Pada Rumah Adat Suku Ngalum Ok Di Era Modernisasi”. 2019. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 161-70. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.69.