Integrasi spasial dalam perancangan batas fisik perumahan kota, Studi kasus: Perumahan Setra Duta, Bandung, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v5i2.456Kata Kunci:
Batas fisik, Integrasi spasial, Perumahan kota, Segregasi spasialAbstrak
Semakin meningkatnya jumlah penduduk suatu kota, maka semakin tinggi pula tingkat kebutuhan warga akan rumah tinggal. Kebutuhan masyarakat akan rumah tinggal, dijawab oleh pihak pengembang dengan membangun perumahan pada sejumlah wilayah. Namun, fenomena yang terjadi saat ini adalah pembangunan perumahan seringkali tidak memperhatikan keberadaan permukiman yang sudah ada terlebih dahulu, sehingga terciptalah batas fisik dengan kualitas fisik spasial yang buruk dan menimbulkan sekat-sekat antara perumahan baru dengan lingkungan sekitarnya. Batas fisik yang membatas perumahan kota ini tentunya mendorong fenomena segregasi spasial pada lingkungan sekitarnya. Dalam menanggapi fenomena tersebut, maka tujuan utama dari jurnal ini adalah untuk mengetahui sejauh mana integrasi spasial yang diterapkan pada batas fisik perumahan Setra Duta Bandung. Metode pembahasan dilakukan dengan menganalisa masalah dan peluang yang muncul pada batas fisik di kawasan studi, bersinergi dengan studi literatur mengenai integrasi spasial pada batas fisik perumahan kota. Dalam pengamatan, didapati bahwa batas fisik pada perumahan Setra Duta menunjukan segregasi spasial dengan bagian kota yang melingkupinya. Segregasi spasial tercipta akibat adanya sesuatu berupa fisik yang menyebabkan atau memperjelas perbedaan yang ada. Fenomena ini dapat berdampak negatif seperti memburuknya kualitas fisik spasial dan ruang bersama pada area perbatasan perumahan.
© 2020 Fauziyyah Sofiyah Radliyatullah, Yohanes Basuki Dwisusanto
Unduhan
Referensi
Alexander, Christopher, Sara Ishikawa, Murray Silverstein, Max Jacobson, Ingrid Fiksdahl-King, and Shlomo Angel. 1977. A Pattern Language: Towns, Buildings, Construction. New York: Oxford University Press.
Bentley, Ian. 1985. Responsive Environments: A Manual for Designers. United Kingdom: Routledge, Taylor and Francis Group.
Boe, P. C. G. A. H. De. 1999. ‘Spatial Integration. Paper Presented by the Co-Ordinating Workgroup 1.4’. Europe.
Carmona, Matthew. 2002. Public Places-Urban Spaces : The Dimensions of Urban Design. Boston, Berlin: MA : Architectural Press.
Denisko, I. n.d. Integration in Industri. Farlex Inc.
Ethington, Philip J. 1997. ‘The Intellectual Construction of “Social Distance”: Toward a Recovery of Georg Simmel’s Social Geometry’. Cybergeo, September. https://doi.org/10.4000/cybergeo.227.
Falah, Ghazi. 1996. ‘Living Together Apart: Residential Segregation in Mixed Arab-Jewish Cities in Israel’. Urban Studies 33 (6): 823–57. https://doi.org/10.1080/00420989650011627.
Gehl, Jan. 2013. Cities for People. Washington: Island Press.
Glasze, Georg. 2004. Private Cities. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203336182.
Golden, John M., and George A. C. Graham. 1988. Boundary Value Problems in Linear Viscoelasticity. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-662-06156-5.
Greenstein, Rosalind, Francisco Sabatini, and Martim Smolka. 2007. ‘Urban Spatial Segregation: Forces, Consequences, and Policy Responses’. Cambridge, England. https://www.lincolninst.edu/sites/default/files/pubfiles/urban-spatial-segregation-lla0011.pdf.
Güçlü, Tuğba. 2006. ‘Architectural Built Form and Public Dialogue: An Evaluation of Public Wall in Its Communicative Role’. Middle Technical University. http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.632.4605&rep=rep1&type=pdf.
Kostof, Spiro. 2018. ‘The City Shaped: The Grid’. In Gridded Worlds: An Urban Anthology, 55–73. Cham: Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-76490-0_4.
Leaf, Michael. 1994. ‘The Suburbanisation of Jakarta: A Concurrence of Economics and Ideology’. Third World Planning Review 16 (4): 341. https://doi.org/10.3828/twpr.16.4.n51557k1532xp842.
Lefebvre, Henri. 1992. The Production of Space. Edited by Donald Nicholson Smith. The Production of Space. 1 edition. United States: Wiley-Blackwell.
Marcuse, Peter. 1997. ‘The Enclave, the Citadel, and the Ghetto’. Urban Affairs Review 33 (2): 228–64. https://doi.org/10.1177/107808749703300206.
Muta’ali, Lutfi. 2015. Teknik Analisis Regional Untuk Perencanaan Wilayah, Tata Ruang Dan Lingkungan. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi UGM.
Natalia, A. 2007. Ragam Desain Pagar Tembok. Jakarta: Griya Kreasi.
Ruiz-Tagle, Javier. 2013. ‘A Theory of Socio-Spatial Integration: Problems, Policies and Concepts from a US Perspective’. International Journal of Urban and Regional Research 37 (2): 388–408. https://doi.org/10.1111/j.1468-2427.2012.01180.x.
Sarpong, Sam. 2017. ‘Building Bridges or Gates? Gated Communities’ Escape from Reality’. International Journal of Social Economics 44 (12): 1584–96. https://doi.org/10.1108/IJSE-03-2016-0103.
Schulz, Christioan Norberg. 1984. The Concept of Dwelling: On the Way to Figurative Architecture. New York: Rizzoli International Publications.
Werthman, Carl. 1965. Planning and the Purchase Decision;: Why People Buy in Planned Communities. California: University of California, Institute of Urban and Regional Development, Center for Planning and Development Research.

























