The study of the student comfortability in Campus environment, Case study: ITSB Campus, Cikarang

Penulis

  • Kukuh Rizki Satriaji Institut Teknologi dan Sains Bandung , Institut Teknologi dan Sains Bandung

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v2i1.40
Crossmark

Kata Kunci:

kebetahan, interaksi, mahasiswa

Abstrak

Dalam kesehariannya manusia melakukan interaksi dengan ruang dan lingkungan. Faktor fisik dan non fisik dari sebuah ruang akan mempengaruhi perasaan dan pengalaman seseorang berada di dalamnya. Kondisi ruang yang baik akan membuat seseorang merasa betah, sedangkan kondisi ruang yang tidak baik akan membuat seseorang merasa tidak betah. Lingkungan kampus ITSB merupakan salah satu fasilitas akademik yang di dalamnya digunakan oleh beberapa pengguna, yaitu mahasiswa, dosen, staf dan lainnya. Di dalamnya sangat memungkinkan terjadinya interaksi antara manusia dengan manusia dan manusia dengan ruang/bangunan agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menemukan faktor-faktor yang menyebabkan pengguna kampus, terutama mahasiswa, merasa betah di dalam Kampus ITSB. Mahasiswa aktif dari berbagai angkatan dipilih sebagai subyek utama penelitian. Definisi kebetahan dari sudut pandang mahasiswa akan dibandingkan dengan definisi kebetahan dalam konteks ruang interior sehingga dapat memberikan pemahaman terhadap interaksi manusia terhadap lingkungan (ruang).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Kukuh Rizki Satriaji, Institut Teknologi dan Sains Bandung, Institut Teknologi dan Sains Bandung

    Program Studi Desain Interior, Fakultas Teknik dan Desain, Institut Teknologi dan Sains Bandung

Referensi

Diterbitkan

2017-12-01

Cara Mengutip

“The Study of the Student Comfortability in Campus Environment, Case Study: ITSB Campus, Cikarang”. 2017. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 2 (1): 47-58. https://doi.org/10.30822/arteks.v2i1.40.