Pengembangan kampung kota sebagai salah satu alternatif tujuan wisata minat khusus
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v5i1.362Kata Kunci:
Kampung kota, Pengembangan, Permukiman, Wisata minat khususAbstrak
Banyak orang tertarik untuk pergi ke daerah perkotaan, karena peluang ekonomi yang ditawarkan oleh fasilitas kota. Ketika kota tumbuh dalam ukuran dan populasi, keharmonisan antara aspek spasial, sosial, lingkungan kota dan penghuninya menjadi sangat penting. Pembentukan permukiman kampung kota yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah adalah bagian integral dari proses pertumbuhan kota. Secara umum orang yang tinggal di pemukiman tidak memiliki kekuatan sosial, lebih sedikit sumber daya ekonomi dan kemampuan fisik untuk berjuang hidup di kota. Mereka harus kreatif dalam menangani fasilitas infrastruktur yang minim pada permukiman. Strategi pengembangan kampung kota menjadi destinasi wisata adalah proses pengembangan kampung kota yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan fasilitas infrastruktur fisik. Oleh karena itu pendekatan ini melibatkan pembelajaran pengetahuan lokal tidak hanya dari pemimpin masyarakat tetapi dari semua anggota masyarakat. Makalah ini akan berbagi pengalaman bagaimana memberdayakan masyarakat pada permukiman kampong kota untuk mengembangkan wilayah tempat tinggal mereka menjadi kawasan tujuan wisata minat khusus.
Unduhan
Referensi
Bawole, Paulus. 2018. ‘Community Empowerment Strategy by Sustainable Built Environment Planning in Urban Kampong’. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Friendly City 4 ‘From Research to Implementation For Better Sustainability’, 1–7. Medan: IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/126/1/012083.
———. 2019. ‘Meningkatkan Kapabilitas Masyarakat Melalui Proses Pembangunan Infrastruktur Kampung Kota Di Yogyakarta’. Media Matrasain 16 (1): 49–63. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/25284/24976.
Chang, Ludovino, and Paulus Bawole. 2017. ‘Penataan PKL Informal Untuk Mewujudkan Fungsi Ruang Publik Di Kawasan Perdagangan Pada Ruas Jalan Circunvalacao Acadiru Hun Dili’. Media Matrasain 14 (2): 30–40. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/16605/16104.
Delfiati, Sriana, and Paulus Bawole. 2017. ‘Pengaruh Faktor Pembentuk Ruang Pada Tipologi Ruang Luar Di Kampung Notoyudan RW 25 Dan Kampung Pakuncen RW 8, Kota Yogyakarta’. Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan Dan Arsitektur 8 (3): 1–10. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/SABUA/article/view/18919/18468.
Gogoi, Deborshee. 2014. ‘A Conceptual Framework of Photographic Tourism’. IMPACT: International Journal of Research in Applied Natural and Social Sciences 2 (8): 109–14. https://www.researchgate.net/profile/Deborshee_Gogoi/publication/335868225_Impact_FactorJCC_14507_-_A_CONCEPTUAL_FRAMEWORK_OF_PHOTOGRAPHIC_TOURISM_DEBORSHEE_GOGOI/links/5d80fa7aa6fdcc12cb96f487/Impact-FactorJCC-14507-A-CONCEPTUAL-FRAMEWORK-OF-PHOTOGRAPHIC.
Hardoy, Jorge E., and David Satterthwaite. 1989. Squatter Citizen: Life in the Urban Third World. Urban. London: Earthscan.
Harefa, Anugerah Septiaman. 2019. ‘Pelestarian Desa Hilinawalo Mazino Di Kepulauan Nias Sebagai Destinasi Wisata’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 4 (1): 57–62. https://doi.org/10.30822/arteks.v4i1.79.
Kruja, Drita, and Albana Gjyrezi. 2011. ‘The Special Interest Tourism Development and the Small Regions’. Turizam 5 (2). https://doi.org/10.5937/turizam1102077k.
Lake, Reginaldo Christophori, Robertus M. Rayawulan, and Donatus Arakian. 2018. ‘“Keberlanjutan Dan Perubahan” Orientasi Permukiman, Kajian Fenomena Permukiman Airmata Di Bantaran Kali Kaca Kota Kupang’. In Seminar Nasional Riset Dan Teknologi Terapan 8, 8:TA28-36. Surabaya: Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. https://doi.org/10.5281/zenodo.1445814.
Mahagarmitha, Rilia Rigina. 2018. ‘Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Kampung Warna-Warni Teluk Seribu Kota Balikpapan’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (1): 47–56. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i1.54.
Nierman, Manfred. 2005. Armutbekämpfung in Städten. Eschborn: GTZ GmbH.
Paulus Bawole, Puspitasri Darsono, Eko Agus Prawoto, and Winta Guspara. 2015. ‘The Development of Low-Income Settlement by Community Driven Strategy and Introducing Batik Home Industry’. Journal of US-China Public Administration 12 (11): 876–89. https://doi.org/10.17265/1548-6591/2015.11.004.
Pemerintah Republik Indonesia. 1997. ‘Undang Undang Nomor 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup’. Lembaran Negara Republik Indonesia 1997.
Permatasari, Riska Ardelia, and Hadi Whayono. 2017. ‘Daya Tarik Kawasan Sosrowijayan, Yogyakarta Sebagai Kampung Wisata Bagi Wisatawan Mancanegara’. Jurnal Pengembangan Kota 5 (1): 9–16. https://doi.org/10.14710/jpk.5.1.9-16.
Purbadi, Yohanes Djarot, and Reginaldo Christophori Lake. 2019. ‘Konsep Kampung-Wisata Sejahtera, Kreatif, Cerdas Dan Lestari Berkelanjutan’. EMARA: Indonesian Journal of Architecture 5 (1): 12–23. https://doi.org/10.29080/eija.v5i1.641.
Rapoport, Amos. 2013. ‘The Use and Design of Open Spaces in Urban Neighborhoods’. In Quality of Urban Life: Social, Psychological, and Physical Conditions, edited by Dieter Frick, Hans W. Hoefert, Heiner Legewie, Rainer Mackensen, and Rainer K. Silbereisen, 159–76. Walter de Gruyter GmbH. https://doi.org/10.1515/9783110884968.159.
Ribbeck, Eckhart. 2002. Die Informelle Moderne - Spontanes Bauen in Mexiko-Stadt ‘Informal Modernism - Spontaneous Building in Mexico-City’. Heidelberg: Awf-Verlag. https://elib.uni-stuttgart.de/bitstream/11682/35/1/ribbeck.pdf.
Sarwadi, Ahmad, and B Wibisono. 2013. ‘Proses Menempati Dan Kecenderungan Penggunaan Ruang Pada Area Pedagangan Informal - Sebuah Kajian Dengan Kasus Pada Area Di Teiian Selokan Mataram, Dukuh Karangasem, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta’. Jurnal Arsitektur Dan Perancangan 6 (1).
Stebbins, Robert A. 1996. ‘Cultural Tourism as Serious Leisure’. Annals of Tourism Research 23 (4): 948–50. https://doi.org/10.1016/0160-7383(96)00028-X.
United Nations. 2015. ‘Millennium Development Goals’. END Poverty. 2015. https://www.un.org/millenniumgoals/.
UNWTO. 2011. ‘World Tourism Organization Annual Report 2011’. Madrid, Spain. https://www.e-unwto.org/doi/pdf/10.18111/9789284415366.
Wardhani, Dyah Kusuma. 2017. ‘Coastal Community Participation in Kelurahan Sukolilo, Bulak, Based on Local Economy’. Dimensi 44 (1): 21–28. https://doi.org/10.9744/dimensi.44.1.21-28.
WHO & UN Habitat. 204AD. ‘Slum Upgrading, Parada Lucas’. Un Habitat for a Better Urban Future. 204AD. https://unhabitat.org/publications.

























