Spatial configuration Based on Relationship between Buildings and Road Network in Kupang City, East Nusa Tenggara Province, Indonesia

Penulis

  • Khoirunnisa Salsabila Tuhfah Environmental Engineering Department, Faculty of Engineering and Computer Science, Bakrie University, Indonesia ,
  • Aqilla Farida Azzahra Arifin Environmental Engineering Department, Faculty of Engineering and Computer Science, Bakrie University, Indonesia ,
  • Muhammad Faza Izdhihar Environmental Engineering Department, Faculty of Engineering and Computer Science, Bakrie University, Indonesia ,
  • Amandus Jong Tallo , https://orcid.org/0000-0002-4037-298X (tidak diautentikasi)

DOI:

https://doi.org/10.30822/arteks.v9i1.2894
Crossmark

Kata Kunci:

Konfigurasi Ruang, Kupang, QGIS, Space Syntax.

Abstrak

                                                                                                             

Kecamatan Oebobo memiliki tingkat kepadatan tertinggi di antara semua kecamatan di Kota Kupang. Dampak dari pertumbuhan dan peredaran penduduk tersebut adalah mobilitas orang dan barang yang sering terjadi dengan cepat, sehingga menghambat efisiensi pengamatan. Penelitian ini menyoroti kebutuhan akan pengenalan yang akurat dari peneliti untuk menyusun rekomendasi pengelolaan dan pemanfaatan ruang yang efektif dan optimal. Fokus utama penelitian ini adalah pola pergerakan penduduk dengan mempertimbangkan struktur spasial. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan pendekatan space syntax pada perangkat lunak QGIS dan DepthMapX. Kuantifikasi dilakukan terhadap nilai konektivitas untuk mengukur tingkat hubungan dalam jaringan jalan dan nilai integrasi yang mencerminkan tingkat hubungan antar ruang. Dengan skor konektivitas dan integrasi tertinggi, Kecamatan Oebobo berpotensi menjadi pusat kota atau pusat kegiatan utama di Kota Kupang

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2024-04-01

Cara Mengutip

“Spatial Configuration Based on Relationship Between Buildings and Road Network in Kupang City, East Nusa Tenggara Province, Indonesia”. 2024. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 9 (1): 89-98. https://doi.org/10.30822/arteks.v9i1.2894.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama