Pekarangan Ngajeng Wong Kalang, keselarasan dengan alam: Pendekatan etnografi di Desa Kalang, Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal-Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v9i1.2208Kata Kunci:
Omah Limasap, Tradisi Kalang, Tradisi ObongAbstrak
Pekarangan ngajeng merupakan lahan terbuka pada bagian depan hunian. Pekarangan ngajeng terbentuk berdasarkan pembagian lahan hunian. Terbentuknya pekarangan ngajeng didasarkan pada tradisi. Pemanfaatan pekarangan ngajeng didasarkan pada aspek sosial, religi, tradisi dan pertanian. Kelompok sub etnis Jawa (Kalang), dalam desa Kalang, masih mempertahankan pekarangan ngajeng sebagai warisan leluhur. Orientasi omah Limasap hunian wong Kalang kea rah Utara dan Selatan memberikan manfaat pada ruang pekarangan ngajeng sebagai jalur lintasan gerak matahari. Pada penelitian ini, secara khusus akan membahas fungsi pekarangan ngajeng yang terkait dengan arah gerak matahari. Metode yang digunakan adalah: 1) etnografi, menggambarkan tradisi yang terkait dengan pekarangan ngajeng serta aspek religi dan kepercayaan wong Kalang; 2) Analisis gerak matahari pada lintasan Timur ke Barat. Orientasi bangunan tradisional omah Limasap memberikan pengaruh pada keberadaan pekarangan ngajeng; 3) Tahap selanjutnya mencari sistem kepercayaan melalui pendekatan ontologi, eksplanasi, prediksi, aksiologi, prakseogi dan epistemologi. Pada tahap ini diperoleh system kepercayaan tentang pekarangan ngajeng. Dengan demikain dapat disimpulkan bahwa pekarangan ngajeng merupakan ruang terbuka yang memiliki berbagai fungsi bagi wong Kalang. Fungsi tersebut 1) Fungsi social, sebagai ruang komunikasi, mitigasi dan ruang keamanan; 2) Fungsi tradisi, sebagai ruang tradisi obong mengantar lelulur ke nirwana; 3) Fungsi pertanian, terkait tradisi tandur (tanam) dan tradisi panen. Sistem kepercayaan yang terbentuk merupakan warisan tradisi terkait dengan pelaksanaan tradisi wong Kalang.
Unduhan
Referensi
Adom, Dickson. 2018. ‘Traditional Cosmology and Nature Conservation at the Bomfobiri Wildlife Sanctuary of Ghana’. Nature Conservation Research 3 (1). https://doi.org/10.24189/ncr.2018.005.
Bakker, Anton. 1995. Kosmologi & Ekologi : Filsafat Tentang Kosmos Sebagai Rumahtangga Manusia. Yogyakarta: Kanisius.
Cahyandari, Gerarda Orbita Ida. 2017. ‘Tata Ruang Dan Elemen Arsitektur Pada Rumah Jawa Di Yogyakarta Sebagai Wujud Kategori Pola Aktivitas Dalam Rumah Tangga’. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI 10 (2): 103. https://doi.org/10.24002/jars.v10i2.1064.
Groat, Linda N., and David Wang. 2013. Research Methodes. 2nd Ed. Wiley.
Hasbunallah, Afifi. 2018. Epistemologi Metafisika Suhrawardi: Kajian Atas Simbolisme Cahaya Dalam Hikmat Al-Ishraq [Universitas Islam Negeri Jakarta]. Jakarta: Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.
Hastorahmanto, Prabani Setio, Sugiono Soetomo, and Agung Budi Sardjono. 2020. ‘Traditional Architecture Of Kalang, Limasap (ETHNOGRAPHIC APPROACH)’. International Journal of Scientific & Technology Research 9 (4): 2468–75.
Hermawan. 2023. ‘Fungsi Dan Makna Perapian Di Permukiman Desa Kalidesel, Wonosobo, Jawa Tengah’. Journal of Architecture and Human Experience 1 (1): 61–68. https://doi.org/10.59810/archimane.v1i1.8.
Junianto. 2012. ‘Pola Struktur Kota Surakarta Dalam Lingkup Pengaruh Pembangunan Masjid Agung Pada Masa Kerajaan Mataram Islam.’ Universitas Merdeka Malang.
Kholiq, Abdul. 2017. ‘Pendidikan Agama Islam Dalam Kebudayaan Masyarakat Kalang’. At-Taqaddum 7 (2): 327. https://doi.org/10.21580/at.v7i2.1210.
Lake, Reginaldo Christophori. 2022. ‘Pola Arsitektur Dan Makna Tradisi Masyarakat Atoni Di Kampung Adat Tamkesi’. Universitas Katolik Parahyangan.
Lelono, Hari. 1989. ‘Upacara Kalang Obong (Suatu Tinjauan Etno-Arkeologi)’. Berkala Arkeologi 10 (1): 1–9. https://doi.org/10.30883/jba.v10i1.533.
Maiwan, Moh. 2012. ‘Kosmologi Sejarah Dalam Filsafat Sejarah: Makna, Teori, Dan Perkembangan (1994-2001)’. Lontar: Jurnal Sejarah Lontar 9 (1).
Maridi. 2015. ‘Mengangkat Budaya Dan Kearifan Lokal Dalam Sistem Konservasi Tanah Dan Air’. Biologi, Sains, Lingkungan Dan Pembelajarannya, 20–39.
Masruri, Muhammad. 2013. ‘Kosmologi Danyang Masyarakat Desa Sekoto Dalam Ritual Bersih Desa’. Jurnal Penelitian 7 (2).
Muslichin. 2009. ‘Dukun Kalang Perempuan Dan Ranah Publik’. The School Articles. 2009.
———. 2011. ‘Orang Kalang Dan Budayanya: Tinjauan Historis Masyarakat Kalang Di Kabupaten Kendal’. Paramitha: Historical Studies Journal 21 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/paramita.v21i2.1037.
Naidoo, Loshini. 2012. Ethnography: An Introduction to Definition and Method. BoD-Book on Demand.
Panjaitan, Firman. 2020. ‘Membangun Teologi Pertanian Melalui Pembacaan Lintas Tekstual Injil Matius Dan Kosmologi Jawa’. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1 (1): 44–64. https://doi.org/10.46558/bonafide.v1i1.8.
Pemerintah desa Lumansari. 2016. ‘Sejarah Desa Lumansari’. Lumansari.Kendalkab.Go.Id. 2016.
Poespowardojo, S. 1986. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.
Pontjosoetirto, Soelardjo. 1971. ‘Orang-Orang Golongan Kalang. Laporan 1: Hasil Penelitian Antropologis’. Universitas Gadjah Mada.
Pradono, Budi. 2019. ‘The Interiority of Proximity Between Nature and Architecture in Contemporary and Tropically Context with Cases Studies’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 129–44. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.63.
Rahmawati, Anna Lucy, Lilianny Sigit Arifin, and Yohanes Basuki Dwisusanto. 2023. ‘Pendekatan Mimesis Untuk Keberlanjutan Arsitektur Vernakular’. Journal of Architecture and Human Experience 1 (1): 23–36. https://doi.org/10.59810/archimane.v1i1.3.
Ratnasari, Anisza, and Iwan Sudradjat. 2023. ‘Case Study Approach in Post-Occupancy Evaluation Research’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 8 (3): 427–34. https://doi.org/10.30822/arteks.v8i3.2584.
Setiohastorahmanto, Prabani, Sugiono Soetomo, and Agung Budi Sardjono. 2018. ‘Omah Kalang Omah Tradisi, Desa Kalang Desa Tradisi (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa Kalang)’. Jurnal Arsitektur 2 (2): 79–87.
Suhartini. 2009. ‘Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan’. Universitas Negeri Yogyakarta.
Sukman. 2014. ‘Kosmologi Dan Urgensi Spiritualitas’. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam 19 (2): 322–43.
Suprapti, B. Atiek, Eko Budihardjo, Nurdien H. Kistanto, and Aristotulus E. Tungka. 2010. ‘Ethnography-Architecture in Kampong Kauman Semarang: A Comprehension of Cultural Toward Space’. American Journal of Engineering and Applied Sciences 3 (3): 576–87. https://doi.org/10.3844/ajeassp.2010.576.587.
Suprapto, Sri. 1996. ‘Kosmologi Metafisik.’ Jurnal Filsafat, 1–5.
Tarigan, Riandy. 2023. ‘Modernity vs Traditionality: The Approach the Vernacular Architecture in Maintaining Traditional Architecture through Structuralism’. Journal of Architecture and Human Experience 1 (1): 1–10. https://doi.org/10.59810/archimane.v1i1.1.
VG Sri Rejeki, Nindyo Soewarno, Sudaryono, T. Yoyok Wahyu Subroto. 2010. ‘Nilai Kosmologi Pada Tata SpasiaI Permukiman Desa Kapencar, Lereng Gunung Sindoro, Wonosobo’. Forum Teknik.
Vidal, Clement. 2008. ‘What Is a Worldview?’ In Nieuwheid Denken. De Wetenschappen En Het Creatieve Aspect van de Werkelijkheid, edited by H. Van Belle and J. Van Der Veken. Acco.
———. 2014. The Beginning and the End: The Meaning of Life in a Cosmological Perspective. Springer.
Warto. 2001. Blandong: Kerja Wajib Eksploitasi Hutan Di Rembang Abad Ke-19. Surakarta: Surakarta Pustaka Cakra.
Widodo, Johannes. 2019. ‘Human, Nature, And Architecture’. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 3 (2): 145–48. https://doi.org/10.30822/arteks.v3i2.65.
Zulhelmi, Zulhelmi. 2019. ‘Metafisika Suhrawardi: Gradasi Essensi Dan Kesadaran Diri’. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama 20 (1): 102–15. https://doi.org/10.19109/jia.v20i1.3602.

























