Dinamika pemaknaan pada arsitektur masjid: Telaah terhadap masjid tua dan masjid modern di Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.30822/arteks.v7i1.1457Kata Kunci:
Arsitektur Masjid, Eksoteris, Esoteris, Makna, Modern, TradisionalAbstrak
Manusia merupakan homo religiosus yang senantiasa melibatkan hasrat kodrati bahwa ada kekuatan Absolut yang berada di luar nalarnya yang menjadikannya “ada” . Hal ini terkait dengan perilaku dalam beragama serta peningkatan spiritualitas masing-masing manusia. Manusia mempunyai kebutuhan dasar untuk melakukan ibadah sesuai perintah agamanya. Pemenuhan kebutuhan utama umat Islam dalam menjalankan ibadah salat adalah melalui bangunan masjid. Mencermati keragaman bentuk masjid di Jawa Barat terdapat relasi yang saling memengaruhi antara kebutuhan ruang yang mendasar untuk mewadahi kegiatan ritual salat yang cenderung dogmatis dengan keinginan manusia untuk memberikan apresiasi terhadap elemen arsitektural masjid sebagai bentuk peningkatan spiritualitas yang bersifat kontekstual serta dinamis. Penelitian ini menggunakan acuan utama penyandingan antara kebutuhan dan keinginan pada arsitektur masjid yang telah terbit sebelumnya. Hasil dari penelitian terdahulu digunakan sebagai acuan utama untuk membaca dinamika pemaknaan yang terjadi pada arsitektur masjid serta bertujuan untuk menghasilkan diagram pembacaan makna baru terkait arsitektur masjid. Metode yang digunakan terbagi menjadi tiga bagian utama. Pertama; mendeskripsikan ulang penyandingan ideogram serta tipogram pada masing-masing masjid sebagai hasil dari penelitian sebelumnya. Kedua; mengidentifikasi kata-kata kunci yang menjadi landasan pemikiran arsitek, pengguna serta pengelola sebagai rangkaian proses triangulasi untuk mengungkap makna dan fungsi baru pada masjid-masjid kasus studi. Ketiga; menempatkan hasil analisis pada diagram Fungsi-Bentuk-Makna untuk menghasilkan diagram pembacaan makna baru yang bermanfaat untuk menemukenali dinamika pemaknaan pada arsitektur masjid di Jawa Barat. Kontribusi dari penelitian ini adalah memperkaya teori serta metode proses pemaknaan pada arsitektur masjid sekaligus menjadi pedoman bagi praktisi arsitektur saat merancang masjid.
Unduhan
Referensi
Agustina, Ina Helena. 2017. ‘Exploring the Heritage Value of Space in Sang Cipta Rasa Mosque, Keraton Kasepuhan’. MIMBAR, Jurnal Sosial Dan Pembangunan 33 (2): 426. https://doi.org/10.29313/mimbar.v33i2.2730.
Akkach, Samer. 2006. Cosmology And Architecture in Premodern Islam: An Architectural Reading of Mystical Ideas. New York: State University of New York Press.
Amstrong, Karen. 2019. Sejarah Tuhan. Bandung: Mizan.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2020. ‘Jumlah Penduduk Dan Agama Yang Dianut 2015-2020’. Jabar.Bps.Go.Id. 2020. https://jabar.bps.go.id/indicator/108/335/1/jumlah-penduduk-dan-agama-yang-dianut.html.
Budi, Bambang Setia, Miftahul Falah, and Yulia Eka Putrie. 2017. Masjid Kuno Cirebon. Jakarta: Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia.
Chandler, Daniel. 2002. The Basics Semiotics Daniel Chandler. The Basics Semiotics Daniel Chandler. 2nd ed. Madison Ave, New York: Routledge. http://www.wayanswardhani.lecture.ub.ac.id/files/2013/09/Semiotics-the-Basics.pdf.
Dewiyanti, Dhini, and Bambang Setia Budi. 2016. ‘The Salman Mosque: The Pioneer of the Mosque Design Idea, the Driving Force Behind the Coinage of the Term “Campus Mosque” in Indonesia’. Journal of Islamic Architecture 3 (4): 143. https://doi.org/10.18860/jia.v3i4.2746.
Fanani, Achmad. 2009. Arsitektur Masjid. Yogyakarta: Bentang.
Karamustafa, Ahmet T. 2007. Sufism: The Formative Period. Edinburgh: Edinburgh University Press.
Krenz, Jacek. 2010. Ideograms in Architecture. Pelplin: Bernardinum.
Nasr, Seyyed Hossein. 1993. An Introduction to Islamic Cosmological Doctrines. New York: State University of New York Press.
Oldmeadow, Harry, and William Stoddart. 2010. Frithjof Schuon and the Perennial Philosophy. Indiana: World Wisdom.
Pamungkas, Tri Kurniawan. 2016. ‘Homo Religiosus Dan Mircea Eliade’. Jurnal Cogito Lingkar Studi Filsafat. https://lsfcogito.org/homo-religiosus-dan-mircea-eliade/#:~:text=Istilah homo religiosus ini pertama,tumbuhan%2C hewan%2C dan manusia.
Salura, P. 2018. ‘Spectrum of Meaning in The Architecture of Catholic Church’. International Journal of Engineering and Technology(UAE) 7 (2.14): 317–22. https://www.sciencepubco.com/index.php/ijet/article/view/14891/6117.
Salura, Purnama, and Bachtiar Fauzy. 2012. ‘The Ever-Rotating Aspects of Function-Form-Meaning in Architecture’. International Journal of Basic and Applied Scientific Research 2 (7): 7086–90. http://www.purnamasalura.com/uploads/3/2/0/3/32036609/ffm.pdf.
Schuon, Frintjof. 2002. Tasawuf Prosesi Ritual Menyingkap Tabir Mencari Yang Inti. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Viva Budy Kusnandar. 2021. ‘Jawa Barat Povinsi Dengan Penduduk Muslim Terbesar Di Indonesia Pada Juni 2021’. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 2021. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/10/12/jawa-barat-povinsi-dengan-penduduk-muslim-terbesar-di-indonesia-pada-juni-2021.
Wirakusumah, Indri Astrina, Antariksa Antariksa, and Purnama Salura. 2021. ‘Needs and Wants in Mosque Architecture’. Linguistics and Culture Review 5 (S3): 381–95. https://doi.org/10.21744/lingcure.v5ns3.1535.
Zukowsky, John. 2020. A Chronology of Architecture: A Cultural Timeline from Stone Circles to Skyscrapers. London: Thames & Hudson, Ltd.

























