Simulasi Pembelajaran Qurban berbasis Pengalaman: Studi Kasus di KB Syifa Azzahra Panyabungan Mandailing Natal
DOI:
https://doi.org/10.30822/arsen.v4i1.5639Keywords:
anak usia dini, internalisasi nilai, kepedulian sosial, pembelajaran berbasis pengalaman, simulasi kurbanAbstract
Internalisasi nilai religius pada anak usia dini memerlukan pendekatan yang menghubungkan konsep keagamaan dengan pengalaman nyata agar pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi simulasi pembelajaran kurban berbasis pengalaman di KB Syifa Azzahra, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data meliputi 20 anak usia 4–5 tahun, seorang guru kelas, dan seorang kepala sekolah yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran pada 25 Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi dilaksanakan melalui pengenalan hewan dan perlengkapan kurban, penyajian materi dengan media audiovisual, simulasi penyembelihan hewan menggunakan media edukatif yang aman, serta pembagian daging kurban secara simbolis. Rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman belajar konkret dan mendorong keterlibatan aktif anak. Selama simulasi, anak menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang makna ibadah kurban serta indikasi berkembangnya nilai religius, empati, kepedulian sosial, kerja sama, dan keberanian berpartisipasi. Temuan ini menunjukkan bahwa simulasi pembelajaran kurban berbasis pengalaman merupakan strategi pembelajaran kontekstual yang berpotensi mendukung internalisasi nilai religius dan sosial pada anak usia dini.
References
Alfadhilah, J. (2025). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Jean Piaget. Alzam: Journal of Islamic EarlyAlfadhilah, J. (2025). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Jean Piaget. Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 5(1), 94–111. https://doi.org/10.51675/alzam.v5i1.1092
Anwar, N. A. O., & Cholimah, N. (2023). Strategi Penanaman Nilai Agama dan Moral di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7649–7660. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4682
Aprida, S. N., & Suyadi. (2022). Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an terhadap Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2462–2471. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1959
Azzahra, R., Ferdino, M. F., Putri, N. I., Harto, K., & Pratama, I. P. (2025). Implikasi Teori Belajar Kognitivistik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Jenjang Sekolah Menengah Pertama. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 15(1), 229–252. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v15i1.2830
Juhriati, I., & Rahmi, A. (2022). Implementasi Nilai Agama dan Moral melalui Metode Esensi Pembinaan Perilaku pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1070–1076. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1147
Lestari, Y. (2022). Pembiasaan Kegiatan Keagamaan pada Anak Usia Dini Mendorong Perkembangan Nilai-Nilai Agama. Atthufulah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.35316/atthufulah.v3i1.1562
Magfiroh, L. M., Azzahro, N. S., Saputri, F. A., Mafaza, R., Rahmania, N. S., Doni, & Achsan, M. S. (2025). Kontruktivisme Jean Piaget dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Kreatif Serta Inovatif dalam Pendidikan Di Era Digital. Indonesian Journal of Multidisciplinary Studies, 1(3), 34–48. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2398
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Putri, D. H. A., Fuad, M. Z., Ismaya, S. D., & Abu Bakar, M. Y. (2026). Pendekatan Teori Konstruktivistik dalam Pembelajaran. JIPM: Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(3), 424–441. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2398
Roseana, P. (2024). Memperkuat Karakter Siswa Melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan Sebagai Peningkatan Kesadaran Spiritual dan Pembentukan Etika dan Moral. Al-Ijtima’i : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 22–32. https://barkah.my.id/e-journal/index.php/Al-Ijtima/article/view/23
Rosidin. (2014). Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning). Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 8(2), 151–165. https://doi.org/10.30736/akademika.v8i2.82
Saugi, W., Susmiyati, S., Zurqoni, & Maesaroh, D. T. (2026). Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 20(1), 97–106. https://doi.org/DOI. 10.21009/jpud.v20i1.60130
Siswanto, Nurmal, I., & Budin, S. (2021). Penanaman Karakter Religius Melalui Metode Pembiasaan. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.29240/jpd.v5i1.2627
Wahendra, & Parmadi, B. (2022). Internalisasi Nilai Karakter Religius dan Nasionalis Dengan Metode Pembiasaan Keteladanan Berbasis Budaya Sekolah oleh Guru di SDN 17 Kota Bengkulu. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 1(2), 45–51. https://doi.org/10.33369/kapedas.v1i2.23326
Yuliani, R., Pamungkas, J., & Cholimah, N. (2023). Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Akhlak Budaya (Abud) pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7557–7567. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4649
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudi Nanda Utama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










