Analysis of Village Fund Management in Improving Community Welfare in Panyangkalang Village, District Laikang Takalar Regency
DOI:
https://doi.org/10.30822/aksioma.v4i1.4391Keywords:
Village Fund, Welfare, Participation, Transparency, PMK 145/2023Abstract
This study aims to analyze the management of Village Funds in improving community welfare in Panyangkalang Village, Laikang District, Takalar Regency. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. The management of Village Funds was examined based on the stages outlined in Regulation of the Minister of Finance No. 145 of 2023, which include planning, implementation, administration, and reporting. Community welfare was measured using indicators from Herbert A. Simon, namely knowledge, participation, program benefits, and transparency and accountability. The findings show that the planning and implementation processes involved community participation, although not yet evenly distributed. Village Fund programs have provided tangible benefits to some residents, but transparency of information and equitable distribution of benefits still need improvement. Strengthening the capacity of village officials and expanding community involvement are key to enhancing the effectiveness of Village Fund management.
References
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2022). Laporan evaluasi nasional pengelolaan Dana Desa tahun 2021. Jakarta: BPKP.
Bungin, B. (2011). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metode dan ragam teorinya. Jakarta: Rajawali Pers.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset: Memilih di antara lima pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Takalar. (2024). Dokumen monitoring dan evaluasi Dana Desa tahun anggaran 2023. Takalar: DPMD Takalar.
Firmansyah, H., & Marlina, N. (2021). Analisis kualitas SDM dalam pengelolaan Dana Desa. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(2), 102–112.
Hasibuan, M. (2020). Dampak Dana Desa terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 7(1), 41–50.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Realisasi penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2021. Jakarta: DJPK Kemenkeu RI.
Kurniawan, A., & Fitrani, E. (2020). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Jurnal Kebijakan Publik dan Administrasi, 8(2), 87–96.
Laporan Desa Panyangkalang. (2023). Laporan kegiatan pembangunan dan pengelolaan Dana Desa tahun 2022. Pemerintah Desa Panyangkalang.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugroho, R. (2018). Public policy: Dinamika kebijakan, analisis kebijakan, manajemen kebijakan. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145/PMK.07/2023 tentang Pengelolaan Dana Desa.
Pratama, Y., & Aisyah, N. (2019). Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 77–88.
Rahmawati, S., & Syahputra, H. (2020). Pengaruh kapasitas aparatur desa terhadap efektivitas pengelolaan Dana Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 11(1), 22–35.
Satria, H., & Herawati, D. (2021). Pengaruh Dana Desa terhadap pembangunan berkelanjutan di kawasan perdesaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 12(3), 145–158.
Simon, H. A. (1976). Administrative behavior: A study of decision-making processes in administrative organizations (3rd ed.). New York: Free Press.
Sutaryo, & Muchammad, I. (2017). Tata kelola Dana Desa dan efektivitas penggunaannya. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 12(2), 92–103.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Wulandari, S., & Nurhayati, R. (2020). Peran masyarakat dalam meningkatkan efektivitas Dana Desa. Jurnal Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat, 6(1), 33–45.



