Factors Affecting Fishermen's Income in Mangkoso Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30822/aksioma.v4i1.4376
Crossmark

Keywords:

Business Capital; Price; Climate Change; Fishermen Income

Abstract

The objective of this research is to examine the underlying elements that shape the earnings of coastal fishers in Mangkoso Village, located within Soppeng Riaja Subdistrict, Barru Regency. The study adopts a quantitative methodology, with information gathered through structured surveys and archival records. Both firsthand observations and existing materials served as the data foundation, while the instrument applied was a Likert-type scale. The processing and interpretation of the data were facilitated using the SPSS statistical program. The outcomes indicate that financial capital exerts a downward yet non-substantial effect on fishers’ earnings. On the other hand, commodity prices and environmental shifts demonstrate a positive and meaningful contribution to income levels. Consequently, strategies focusing on market conditions and ecological variability are essential to maintain the financial resilience of fishing communities in the region.

References

Arifin, M., & Sutopo, H. (2020). Dampak perubahan iklim terhadap aktivitas nelayan tradisional di pesisir selatan. Jurnal Sosial Maritim, 8(2), 103–115.

Bachtiar, F. (2022). Tantangan ekonomi nelayan di kawasan timur Indonesia. Jurnal Ekonomi Pesisir, 6(1), 45–57.

BPS. (2022). Statistik Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Fitriani, E. (2023). Dampak fluktuasi harga ikan terhadap kesejahteraan nelayan pesisir. Jurnal Ekonomi Kelautan, 8(2), 101–112.

Hidayati, L., Rahayu, I., & Haris, R. (2020). Pengaruh modal usaha terhadap pendapatan nelayan tradisional di Pantai Selatan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ekonomi Kelautan, 6(1), 22–30.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Outlook Kelautan dan Perikanan 2021. Jakarta: KKP.

Maulana, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan di era fluktuasi harga. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Maritim, 5(3), 77–89.

Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prasetyo, H. (2019). Analisis modal usaha terhadap peningkatan pendapatan nelayan kecil di Jawa Tengah. Jurnal Sosial dan Ekonomi Kelautan, 4(2), 55–66.

Rachman, T. (2021). Ketimpangan sosial ekonomi nelayan di Indonesia. Jurnal Maritim dan Perikanan, 9(1), 22–34.

Rizki, D., & Dewi, S. A. (2022). Adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim: Studi di Kabupaten Barru. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pesisir, 7(1), 34–46.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistyo, D. (2022). Struktur pasar hasil tangkapan nelayan: Studi di wilayah pesisir timur Jawa. Jurnal Pembangunan Ekonomi Pesisir, 9(2), 101–113.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (2021). Krisis Iklim dan Ketahanan Pangan Pesisir. Jakarta: Walhi.

Wibowo, A., & Susanto, A. (2021). Modal usaha dan pendapatan nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Gresik. Jurnal Ekonomi Perikanan dan Kelautan, 12(1), 15–26.

Downloads

Published

26-06-2025

How to Cite

Dewi, A. K. S. ., Rusydi, M. ., & Naidah. (2025). Factors Affecting Fishermen’s Income in Mangkoso Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency. AKSIOMA : Jurnal Manajemen, 4(1), 58-65. https://doi.org/10.30822/aksioma.v4i1.4376