ANALISIS SEBAB KETIDAKPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENGGUNAKAN MASKER DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI PASAR PENFUI KELURAHAN PENFUI
Keywords:
Non-compliance with the use of masks, Policy, Covid-19Abstract
Virus Covid-19 merupakan sebuah virus baru yang sangat bebahaya dan dapat menyerang siapa saja. Sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan gerakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Permasalahan yang diangkat dalam peneltian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Masyarakat Dalam Menggunakan Masker Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Pasar Penfui Kelurahan Penfui. Untuk memecahkan masalah maka teori yang digunakan adalah teori kebijakan dan ketidakpatuhan yang meliputi aspek pendidikan dan pengetahuan, aspek lingkungan, aspek kepercayaan penelitian ini mengguakan metode penelitian deskriptif kualitatif sumber data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder, pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek mengenai faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Masyarakat Dalam Menggunakan Masker Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Pasar Penfui Kelurahan Penfui dengan aspek: (1) faktor pendidikan dan pengetahuan, mengenai aspek faktor pendidikan dan pengetahuan tenyata masyarakat baik penjual maupun pembeli yang beraktivitas di Pasar Penfui itu kurang taat untuk menggunakan masker demi menjaga keselamatan dirinya dikarenakan oleh tiga hal yakni kurangnya kesadaran masyarakat, kebiasaan baru, dan sistem pengawasan yang lemah. (2) aspek faktor lingkungan sosial menunjukan bahwa kepatuhan seseorang terkait dengan penggunaan masker itu tergantung dari diri sendiri dan lingkungan sekitar saja. Karena lingkungan sekitar Pasar Penfui aman maka masyarakat juga tidak menganggap bahwa masker penting untuk kesehatan. (3) mengenai aspek faktor kepercayaan ternyata ada masyarakat (penjual dan pembeli) yang mempercayai masker dapat mencegah penyebaran Covid-19 dan ada masyarakat juga yang tidak mempercayai bahwa masker dapat mencegah penyebaran Covid-19.
Maka dapat disimpulkan bahwa: pertama: Pendidikan dan pengetahuan merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi seseorang taat atau tidak menggunakan masker. Kedua. Pemerintah Penfui Timur melakukan sosialisasi agar mampu mengoptimalisasi kepatuhan masyarakat akan penggunaan masker. Ketiga: Lingkungan sosial menjadi faktor penentu terhadap perubahan-perubahan perilaku yang terjadi pada setiap individu atau kelompok lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal akan membentuk perilaku dalam diri setiap indvidu. Keempat: Agar dapat meyakinkan masyarakat baik itu penjual maupun pembeli bahwa penggunaan masker itu dapat mencegah penyebaran Covid-19 maka usaha yang harus Pemerintah lakukan adalah selalu memberikan edukasi atau pemahaman pentingnya menggunakan masker pada masa pandemi Covid-19.

















