FENOMENOLOGI KONSEP DIRI ISTRI PENCARI NAFKAH UTAMA

Penulis

  • Dera Anggiarani Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya , Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Aan Widodo Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya , Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Wa Ode Sitti Nurhaliza Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya , Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Kata Kunci:

Fenomenologi, Pengalaman Sadar, Komunikasi, Konsep Diri, Istri Pencari Nafkah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji mengenai konsep diri istri pencari nafkah utama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan identitas diri istri pencari nafkah utama dan pengalaman komunikasi istri pencari nafkah utama dalam berinteraksi dengan lingkungan. Untuk mengkaji pandangan diri istri pencari nafkah utama menggunakan teori konsep diri Fitts (1971), dalam Agustiani (2009: 139-142) yaitu konsep diri dimensi internal dan dimensi eksternal. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara secara online. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan empat informan penelitian. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa konstruksi identitas diri istri pencari nafkah utama terbentuk bedasarkan konsep diri. dimensi internal. Informan yang berperan sebagai istri pencari nafkah utama di Kelurahan Cikiwul ini memiliki kepuasan terhadap dirinya dan menerima dirinya sebagai pencari nafkah utama. Pernyataan ini masuk kedalam bentuk diri penerimaan/penilai (Judging Self). Istri pencari nafkah utama ini memiliki harga diri yang tinggi. Sedangkan, pengalaman komunikasi seorang istri pencari nafkah utama dipengaruhi oleh konsep diri dimensi ekstenal. Dengan berinteraksi dengan lingkungannya istri pencari nafkah utama di Kelurahan Cikiwul ini mendapat dorongan dan dukungan dari lingkungannya. Hal ini dapat dikatakan istri pencari nafkah utama memiliki pengalaman komunikasi positif dari dari keluarga maupun teman yang membuat mereka berada pada pilihannya sebagai pencari nafkah utama.

Referensi

Diterbitkan

2020-10-31

Cara Mengutip

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama