EKONOMI POLITIK MEDIA FEMINIS DAN CYBERFEMINISM: SEBUAH PERSPEKTIF
Abstrak
Ekonomi Politik (Political Economy) merupakan wilayah studi yang berurusan dengan kekuasaan dan distribusi sumber-sumber daya ekonomi. Media kontemporer yang berkarakter konvergen, terdigitalisasi, multiplatform dan berjejaring berbasis internet mengisyaratkan refleksi ekonomi politik yang lebih kompleks, multidisipliner bahkan transdisipliner. Tulisan ini merupakan kajian kepustakaan untuk pengantar studi ekonomi politik media kontemporer dengan perspektif feminisme. Sebagaimana metamorfosis media dari massa ke konvergensi dan digital, tulisan ini akan membahas ekonomi politik feminis dalam konteks media massa menuju feminisme media siber (cyberfeminism). Kajian kepustakaan ini menemukan 3 hal urgen yang semestinya menjadi atensi studi Ekonomi Politik Media Feminis dan Cyberfeminism dalam konteks kajian ilmu komunikasi, yaitu : 1) Kajian feminis ditempatkan sebagai bagian dari tradisi kritis teori komunikasi. Pendekatan ini mengkaji bagaimana praksis komunikasi menyebarkan ideologi gender. Kajian feminis sebagai salah satu dari lima perspektif mutakhir ekonomi politik media berorientasi pada praksis emansipasi, 2) Definisi teknologi memiliki bias laki-laki karena merupakan penekanan pada teknologi yang didominasi oleh laki-laki yang berkonspirasi untuk mengurangi pentingnya teknologi perempuan. Gebyar teknologi siber yang terlihat pro-perempuan tetap harus diasah dengan kritis terhadap dominasi laki-laki melalui wacana hingga melahirkan kekerasan simbolik—kekerasan yang diamini karena ketidaktahuan, dan 3) Sebuah gerakan politis, feminisme, dan feminisme siber harus mampu mewujudkan pembuktian terhadap janji-janji dan mimpi cyberfeminism mengenai pembebasan. Diwujud melalui pengarusutamaan gagasan kontra-wacana dalam ruang-ruang publik.
