Representasi Jati Diri Orang Gorontalo Melalui Bahasa Daerah

Penulis

Kata Kunci:

Peranan, Bahasa Daerah, Masyarakat Tradisional, Aktivitas Komunikasi, Gorontalo

Abstrak

Salah satu kekayaan budaya Gorontalo adalah beragam bahasa yang digunakan masyarakatnya. Namun saat ini, masyarakat Gorontalo terutama yang tinggal di daerah perkotaan, sebagian besarnya tidak fasih berbahasa daerah. Kecakapan berbahasa daerah hanya ditemukan pada kalangan orang tua. Sementara, kaum muda tidak menunjukkan kemampuan mereka untuk berbahasa daerah secara baik. Kaum muda tampaknya tidak percaya diri dan malu bilaman menggunakan bahasa daerah Gorontalo dalam interaksi sosialnya sehari-hari. Kajian ini bermaksud menelaah dinamika penggunaan bahasa daerah Gorontalo dalam aktivitas komunikasi kelompok etnis Gorontalo, khususnya masyarakat Talumelito. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah Gorontalo dalam aktivitas komunikasi masyarakat Talumelito tidak berlangsung secara merata. Hal ini berangkat dariĀ  serangkaian temuan penelitian di lapangan, yaitu : 1) Masyarakat Talumelito masih menggunakan kosa kata bahasa daerah untuk menamai tempat dan hajatan / acara, 2) Masyarakat Talumelito umumnya masih menggunakan bahasa daerah dalam aktivitas komunikasi. Kecuali masyarakat yang berdomisili di Dusun 1 dan 3, mereka tidak lagi menggunakan bahasa daerah, dan 3) Minimnya penggunaan bahasa daerah terutama ditemukan dalam aktivitas komunikasi kalangan muda. Hal ini tentunya akan mempengaruhi proses pelestarian bahasa daerah di masyarakat Talumelito. Di Talumelito, pemerintah dan masyarakat menginisiasi agar berbagai acara adat / festival wajib menggunakan bahasa daerah dalam tiap momen komunikasinya. Pemerintah juga menjadwalkan penggunaan bahasa daerah oleh pelajar di lingkungan sekolah.

Referensi

Diterbitkan

2020-10-31

Cara Mengutip

Representasi Jati Diri Orang Gorontalo Melalui Bahasa Daerah . (2020). Verba Vitae Unwira, 2(2), 177-198. https://www.journal.unwira.ac.id/index.php/VERBAVITAE/article/view/1169