Hypothetital Learning Trajectory: Bagaimana Mendesainnya Untuk Pembelajaran Matematika Di Sekolah Menengah Pertama?

Penulis

Kata Kunci:

hypothetical learning trajectory (HLT); mathematics

Abstrak

Di era modern sekarang, pembelajaran matematika mengharuskan guru untuk mampu mengembangkan model pembelajaran yang memperhatikan karakteristik peserta didik, sehingga penting bagi guru untuk mengetahui bagaimana mendesain hypothetical learning trajectory. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mendesain hypothetical learning trajectory untuk pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu studi literatur (library research). Hypothetical Learning Trajectory merupakan sebuah desain pembelajaran tentang dugaan akan aktivitas pembelajaran siswa. Secara umum hypothetical learning trajectory terdiri dari tiga komponen yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran, dan hipotesis proses pembelajaran terkait proses berpikir dan pemahaman siswa. Dalam pembelajaran matematika, hypothetical learning trajectories didesain dengan memperhatikan hambatan yang dialami siswa selama proses pembelajaran (obstacle siswa), pengetahuan awal siswa, dan materi pembelajaran, sehingga aktivitas belajar yang akan dihipotesiskan untuk siswa mencapai tujuan pembelajaran dibangun berdasarkan hal-hal tersebut. Di tingkat sekolah menengah pertama, pembelajaran matematika mengutamakan desain pembelajaran menggunakan contoh-contoh, ilustrasi, dan media pembelajaran yang menarik berdasarkan kehidupan sehari-hari siswa.

Referensi

Diterbitkan

2024-02-26

Cara Mengutip

Hypothetital Learning Trajectory: Bagaimana Mendesainnya Untuk Pembelajaran Matematika Di Sekolah Menengah Pertama?. (2024). Mathematical Proceedings of The Widya Mandira Catholic University, 1(1), 230-238. https://www.journal.unwira.ac.id/index.php/SEMNAPTIKA/article/view/3377