Penyajian Dan Fungsi Alat Musik Nggo Damba Dalam Tarian Sara Fai Di kampung Nuan Muri Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo

Penulis

  • Katharina Kojaing
  • Mariana

DOI:

https://doi.org/10.30822/muaranada.v1i1.4757
Crossmark

Kata Kunci:

Penyajian ,Nggo Damba,Tarian Sara Fai, Masyarakat Nuamuri

Abstrak

Nggo damba merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kecamatan Keo Tengah yang termasuk dalam kategori alat musik perkusi. Alat musik Nggo Damba sering kali digunakan oleh masyarakat Kecamatan Keo Tengah dalam berbagai upacara seperti upacara pembuatan  Peo dan mengiringi tarian Sara Fai  dalam penjemputan tamu. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, alat musik Nggo Damba sudah jarang dipelajari. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang alat musik Nggo Damba  dari segi penyajian dan cara memainkannya. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ialah (1) Bagaimana bentuk penyajian alat musik Nggo Damba dalam tarian Sara Fai (2) apa fungsi alat musik Nggo Damba. Tujuan penelitian ini ialah (1) mengetahui bentuk penyajian alat musik nggo damba dalam tarian sara fai. (2) mengetahui fungsi  alat musik nggo dan damba. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) penyajian alat musik Nggo Damba dibagi menjadi tiga tahap yaitu (1) tahap pembuka arak-arakan rombongan pembawa patung Bunda Maria dengan iringan Nggo Damba (2) tahap inti penerimaan secara adat dengan sapaan adat (Bheasa) (3) tahap penutup penerimaan tamu dengan tarian Sara Fai dan iringan musik Nggo Damba (2) fungsi alat musik Nggo Damba dalam tarian Sara Fai (1) Sebagai sarana komunikasi (2) sebagai sarana upacara adat (3) sebagai sarana penjemputan tamu (4) sebagai sarana dalam upacara perkawinan (5) sebagai sarana hiburan.

 

 

 

 

Referensi

Adoma, A. M. (2021). Bentuk Penyajian Orkes Gambus Sanggar Mozaig Pada Acara Pernikahan Adat Arab Palembang. Jurnal Sitakara, 6(1), 88-99.

Ahmad Syai, dkk. "Fungsi Dan Bentuk Penyajian Alat Musik Canang Dalam Prosesi Adat Perkawinan Masyarakat Gayo Di Kabupaten Aceh Tengah." Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik 3.2 (2018).

Alkara, H., Syeilendra, S., & Marzam, M. (2012). Bentuk penyajian musik aguang jana dalam acara pacu jawi di kabupaten tanah datar. Jurnal Sendratasik, 1(1), 9-16.

Bachtiar, A. (2016). Musik tradisional dalam budaya daerah. Bandung: Media Seni.

Citra Zain, W. A. R. D. A. (2022). Analisis Bentuk Penyajian Musik Gambus Oleh La Ode Kamaluddin Pada Konser Gambus Indonesia Raya Di Kabupaten Wakatobi (Doctoral dissertation, Fakultas Seni dan Desain).

Di Dagaran, J. S. B. Fungsi dan bentuk penyajian musik thillung.

Egidius Milo, dkk. 2021. Musik Go Laba Dan Penyajiannya Dalam Ritual Pembuatan Rumah Adat Kampung Ngedume’e Desa Watunay Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada. Jurnal citra Pendidikan, vol. 1, No. 3 ISSN: 2775-371.

Faishol J, A. K. H. M. A. D. (2013). Bentuk penyajian musik reog cemandi dalam peringatan 1 muharam 1434 hijriah di desa cemandi sidoarjo. Apron Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 2(2).

Florentianus Dopo, dkk. "Organologi Dan Penyajian Musik Go Laba Dalam Ritual Ka Buku Di Kampung Mulakoli Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo." Jurnal Citra Pendidikan 2.2 (2022): 261-269.

Lade, Karolina Priska Ya, Melkior Kian, and Staniaslaus Sanga Tolan. "Analisis Simbolisme Dan Estetika Tarian Ja’i Laba Para Dalam Upacara Rasi Ngadhu Di Masyarakat Desa Piga Kecamatan Soa Kabupaten Ngada." Jurnal Citra Pendidikan 4.3 (2024): 1835-1842.

Malihah, E. (2010). Pendidikan multikultural: Pengembangan nilai dan karakter bangsa dalam perspektif global. Pustaka Pelajar.

Manurung, N. (2015). Bentuk dan fungsi musik gondang sabangunan batak toba pada grup horas rapolo musik di semarang (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Maria Salome Dua, dkk. 2021. Bentuk Penyajian Dan Fungsi Musik Go Laba Dalam Upacara Pembuatan Peo di Kampung Nuabolo Desa Lajawajo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Jurnal citra Pendidikan, vol. 1, No. 2 ISSN: 2775-1589.

Moleong. J.L. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya Offset : Bandung

Rspille, H. (2012). *Materiality in musical expression*. Oxford University Press.

Syahdan, M., Syahrani, A., & Silaban, C. Y. Struktur penyajian musik iringan tari raddat koko di desa sekuduk kecamatan sejangkung kabupaten sambas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(7).

Saniyyah, 2023. 8 Unsur dan Pendukung Tari, Tidak Cuma Soal Gerakan. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6916156/8 (diakses pada tanggal 20 November 2023, pukul 18:30)

Syamsuddin, A. (2017). Metode penelitian kualitatif dalam ilmu sosial. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Taupik, M. (2014). Metodologi pembelajaran seni musik. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Taupik. (2014). Pengantar pendidikan seni musik. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Penyajian Dan Fungsi Alat Musik Nggo Damba Dalam Tarian Sara Fai Di kampung Nuan Muri Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. (2026). Muara Nada: Jurnal Pendidikan Seni, 1(1), 8-17. https://doi.org/10.30822/muaranada.v1i1.4757