PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA DAIAMA, KABUPATEN ROTE NDAO

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30822/gadhsr49

Keywords:

Collaborative Governance, Pengelolaan, Rumput Laut

Abstract

Desa Daiama Kecamatan Landuleko Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu desa yang masyarakatnya membudidayakan rumput laut sebagai mata pencaharian masyarakat. Pengelolaan budidaya rumput laut di Desa Daiama masih berlangsung terpisah antara masyarakat, pemerintah, dan swasta, menyebabkan konflik kepentingan dan rendahnya efisiensi serta rasa memiliki. Oleh karena itu, penerapan pendekatan collaborative governance mendesak dilakukan untuk meningkatkan koordinasi, partisipasi, dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya tersebut. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui dan menganalisis proses kolaboratif governance dalam pengelolaan dan faktor penghambat dalam budidaya rumput laut di Desa Daiama Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa dialog tatap muka yang rutin dan terbuka memperkuat hubungan dan mempercepat pengambilan keputusan, namun masih terdapat kendala partisipasi dari stakeholder tertentu. Pembangunan kepercayaan didukung oleh konsistensi kebijakan dan transparansi, sementara komitmen berproses didorong oleh partisipasi aktif dan fasilitator yang memotivasi. Berbagi pemahaman melalui pelatihan dan komunikasi efektif meningkatkan sinergi dan keberlanjutan program. Kesimpulannya, keberhasilan collaborative governance sangat dipengaruhi oleh komunikasi, kepercayaan, dan komitmen bersama yang terus didukung melalui proses berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustang, M. (n.d.). S., & Indrawati, E.(2021). Budidaya Rumput Laut (Potensi Perairan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan)(S. Bahri & A. Jumain (Eds.).

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance dalam teori dan praktik. Jurnal Riset Administrasi Publik Dan Teori, 18(4), 543–571.

Ardiansyah, F. W., Purnaweni, H., & Priyadi, B. P. (2023). Analisis Collaborative Governance Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Dewa Ruci Jatimalang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. Journal of Public Policy and Management Review, 12(3), 741–756.

Hutami, S. Y., Karim, N., & Wahid, M. (2022). Analisis Collaborative Governance dalam Pengkoordinasian Objek Wisata Danau Sipin di Kota Jambi. Universitas Jambi.

Medho, Y. F. (2023). Collaborative Governance Antara Bengkel APPek Dengan Pemerintah Desa Lifuleo Dalam Pengembangan Wisata Pantai Oesina. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 5705–5721.

Rahmad, R. (2024). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Ekowisata Tangkahan di Kabupaten Langkat. Universitas Malikussaleh.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3 (2), 9680-9694.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Published

2025-12-17

How to Cite

Leoh, W., Kleden, M. and Molan, K.S.H. (2025) “PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA DAIAMA, KABUPATEN ROTE NDAO”, JAP UNWIRA, 2(2), pp. 267–282. doi:10.30822/gadhsr49.

Most read articles by the same author(s)