PERILAKU PEMADATAN TANAH EKSPANSIF DI BAWAH STANDAR MAXIMUM DRY DENSITY (MDD)
(Studi Kasus Susteran Marcederia, Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang)
DOI:
https://doi.org/10.30822/eternitas.v4i2.4398Keywords:
expansive soil, compaction, maximum dry density, CBR, shear strengthAbstract
Abstrak: Tanah ekspansif memiliki perubahan volume signifikan akibat fluktuasi kadar air yang dapat mengancam stabilitas konstruksi. Pemadatan tanah berfungsi untuk menurunkan porositas dan meningkatkan berat isi kering, sehingga memperbaiki sifat mekanik tanah. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pemadatan di bawah Maximum Dry Density (MDD) pada tingkat 95%, 90%, dan 85% terhadap karakteristik fisik dan mekanik tanah ekspansif di wilayah Kupang. Metode meliputi pengujian kadar air, berat isi kering, California Bearing Ratio (CBR), dan uji kuat geser langsung. Hasil menunjukkan penurunan pemadatan menyebabkan peningkatan kadar air dan porositas, serta penurunan berat isi kering dan nilai CBR. Meskipun kohesi meningkat, sudut geser dalam menurun signifikan, mengindikasikan penurunan kestabilan tanah. Studi ini menegaskan pentingnya pencapaian MDD untuk menjamin keandalan struktur pada tanah ekspansif.






