PERBANDINGAN PEMERIKSAAN SAMPEL DARAH DAN URINE PADA PASIEN DI RSUD LAMADDUKKELLENG SENGKANG KABUPATEN WAJO, SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.30822/biocoenosis.v1i3.3035Kata Kunci:
Laboratorium, darah rutin, urine rutin, kimia klinik, dan imunoserologiAbstrak
Salah satu pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit yaitu menyediakan laboratorium yang digunakan untuk untuk melakukan suatu kegiatan percobaan, pengukuran serta penelitian yang berhubungan dengan ilmu sains maupun ilmu yang lainnya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pemeriksaan sampel darah, urin dan standar operasional pelayanan administrasi (SOP) pasien rawat jalan RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Kabupaten Wajo. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan terhadap pasien menggunakan sampel darah dan urine dengan alat-alat di laboratorium. Pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium meliputi pemeriksaan darah rutin, urine rutin, kimia klinik, dan imunoserologi. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah pada pemeriksaan darah dengan 3 pasien diperoleh pasien A mempunyai tingkat hemoglobin yang tinggi dibandingan dengan pasien B dan C. Pada pemeriksaan narkoba (Napza) diperoleh hasil negatif dari ketiga pasien yaitu A, B, dan C. Pada pemeriksaan plano(kehamilan)diperoleh hasil positif pada pasien B dan C sedangkan pasien A hasilnya negative. Pada pemeriksaan kimia klinik dengan menggunakan serum diperoleh kadar glukosa pada pasien A (96 mg/dl) dan B (142 mg/dl) lebih rendah dibandingkan dengan pasien C dengan kadar 172 mg/dl, untuk kadar urea, asam urat, dan kadar kreatinin yang paling tinggi terdapat pada pasien B dengan nilai yang berturut-turut 149 mg/dl, 11,2 mg/dl dan 10,20 mg/dl. Pada pemeriksaan hepatitis, diperoleh satu pasien yang reaktif (positif) yaitu pasien B dan 2 pasien yang lainnya tidak reaktif (negative). Pada pemeriksaan HIV, diperoleh 2 pasien yang positif yaitu pasien A dan B, sedangkan 1 pasien hasilnya negative yang menandakan bahwa pasien tersebut tidak terkena HIV.

