Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Subordo: Rhopalocera) dan Hubungannya dengan Tipe Vegetasi di Lingkungan Kampus Universitas Sulawesi Barat
DOI:
https://doi.org/10.30822/biocoenosis.v2i1.3940Kata Kunci:
butterfly diversity, Rhopalocera, campus ecosystem, line transect, Universitas Sulawesi BaratAbstrak
Keanekaragaman kupu-kupu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan kesehatan ekosistem, namun menghadapi ancaman serius akibat degradasi habitat dan urbanisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman kupu-kupu (Subordo Rhopalocera) di lingkungan kampus Universitas Sulawesi Barat dan hubungannya dengan tipe vegetasi. Metode penelitian menggunakan transek garis sepanjang 300 meter dengan tiga lokasi sampling: sekitar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Laboratorium Terpadu, dan Perpustakaan, dilaksanakan pada Agustus-September 2024. Hasil penelitian mengidentifikasi 11 spesies kupu-kupu dari 3 famili, dengan total 201 spesimen. Famili Nymphalidae mendominasi dengan 7 spesies (59%), diikuti Pieridae dengan 3 spesies (36%), dan Papilionidae dengan 1 spesies (4%). Spesies paling melimpah adalah Eurema hecabe (19%) dan Junonia atlites (18%). Analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener menunjukkan nilai berkisar 2,04-2,012, yang termasuk kategori keanekaragaman sedang. Indeks dominansi rendah (0,19) dan indeks kemerataan tinggi (E>0,8) mengindikasikan ekosistem kampus relatif stabil dan mendukung kehidupan berbagai spesies kupu-kupu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kampus Universitas Sulawesi Barat berpotensi menjadi habitat yang baik bagi kupu-kupu, dengan komposisi vegetasi yang beragam mendukung keanekaragaman spesies.

