PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR REBUNG BAMBU (PUREM) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.30822/biocoenosis.v1i2.2899Kata Kunci:
selada, rebung bambu, potensi, pupuk, pertumbuhanAbstrak
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman holtikultura yang memiliki nilai jual yang tinggi karena kandungan gizinya yang banyak, membuat tanaman ini berpotensi untuk terus dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) yang diberi pupuk organik cair rebung bambu (PUREM) dengan konsentrasi yang berbeda dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari purem terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan perlakuan 1 = kontrol (tanpa purem), perlakuan 2 = 25 mL purem, perlakuan 3 = 50 mL purem, perlakuan 4 = 75 mL purem, perlakuan 5 = 100 mL purem. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Different) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helai daun dan berat basah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian purem terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah. Pemberian pupuk pada perlakuan ke 5 dengan konsentrasi sebesar 100 mL purem memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman selada 30 cm, jumlah helaian daun sebanyak 70 helai dan berat basah 85 gram.

