Pengaruh Antropogenik Terhadap Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Berkayu di Taman Wisata Alam Camplong, Kupang, Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Leonardus anilodu Program Studi Biologi FMIPA Universitas Katolik Widya Mandira , Program Studi Biologi FMIPA Universitas Katolik Widya Mandira
  • Magdalena Sureni Bugis Program Studi Biologi FMIPA Universitas Katolik Widya Mandira , Program Studi Biologi FMIPA Universitas Katolik Widya Mandira

DOI:

https://doi.org/10.30822/biocoenosis.v1i1.1900

Keywords:

Antropogenik, Keanekaragaman spesies, TWA Camplong

Abstract

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Camplong menyediakan berbagai jasa lingkungan, namun keberadaan TWA Camplong tidak luput dari gangguan antropogenik seperti penebangan kayu, pengambilan kayu bakar, pengambilan tumbuhan obat-obatan, dan kegiatan hewan peliharaan masyarakat. Praktik seperti ini berdampak pada kestabilan ekosistem dalam bentuk penurunan keanekaragaman hayati kawasan, dan mendorong suatu kajian terhadap hubungan antara faktor antropogenik (bekas penebangan dan kotoran hewan) dengan keanekaragaman spesies tumbuhan berkayu di TWA Camplong. Dengan menggunakan jalan sebagai gradien utama dan melalui suatu pemeriksaan lokasi, dipilih sebagai blok penelitian pada sisi kiri dan kanan jalan untuk menarik suatu transek tegak lurus dan sejajar gradien jalan ± 300 m dan dibagi ke dalam interval 30 titik sabuk dengan ukuran masing-masing 10 m x 10 m. Pada transek sejajar, ditarik garis tegak lurus transek tegak lurus gradien jalan ± 50 m yang dibagi ke dalam 5 titik sabuk 10 m x 10 m dan sebagai sabuk pengamatan ditarik satu secara acak, sehingga diperoleh 30 sabuk pengamatan. Pengumpulan data tumbuhan dan faktor antropogenik dilakukan di setiap sabuk pengamatan. Data kekayaan dan jumlah individu setiap spesies digunakan untuk menghitung indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Data dianalisis menggunakan teknik regresi liniear berganda dengan taraf signifikansi 5% (  = 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa bekas tebangan dan kotoran hewan tidak berpengaruh terhadap keanekaragaman spesies tumbuhan berkayu di TWA Camplong. Kesimpulan penelitian adalah ada banyak faktor lain yang lebih berkinerja menjelaskan kinerja keanekaragaman spesies tumbuhan berkayu di TWA Camplong.

References

Published

2022-10-01