Membina Komunitas Belajar Guru: Berbagi Praktik Baik dan Pengalaman untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Kabupaten Sabu Raijua

Authors

  • Femberianus Sunario Tanggur Universitas Citra Bangsa
  • Lanny Isabela D. Koroh Universitas Citra Bangsa
  • Yonly A. Benufinit Universitas Citra Bangsa
  • Heryon B. Mbuik Universitas Citra Bangsa
  • Cornelia A. Naitili Universitas Citra Bangsa
  • Jhon Enstein Universitas Citra Bangsa
  • I Gede Wayan Wisnuwardana University of Nusa Cendana image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i3.3958

Keywords:

Berbagi praktik baik; komunitas belajar guru; peningkatan kualitas pembelajaran; pengalaman mengajar.

Abstract

Keterbatasan akses terhadap pelatihan profesional, kurangnya kesempatan untuk berbagi pengalaman antar guru, dan kekurangan sumber daya pendidikan berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Kurangnya kolaborasi antara guru berdampak pada kurang inovasi dan kreativitas guru dalam mengelolah kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut, diperlukan untuk membentuk komunitas belajar guru yang dapat memberikan wadah untuk berbagi praktik baik dalam mengelola kegiatan pembelajaran di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengelolaan pembelajaran yang efektif di Kabupaten Sabu Raijua melalui pembentukan dan pembinaan komunitas belajar guru. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan survei, pembentukan komunitas belajar, sesi berbagi praktik terbaik, diskusi reflektif, serta pelatihan dan workshop yang relevan dengan konteks lokal. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru, serta kolaborasi yang lebih baik antar guru. Sebanyak 87% peserta merasa lebih percaya diri dalam menerapkan teknik pengajaran baru, dan 91% merasa lebih terhubung dengan rekan sejawat mereka. Selain itu, pembentukan komunitas belajar yang berkelanjutan diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi kualitas pembelajaran di wilayah ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kompetensi guru dan kualitas pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bashori, K. (2015). Pengembangan Kapasitas Guru. Pustaka Alvabet.

Blanchard, P. N., & Thacker, J. W. (2023). Effective training: Systems, Strategies, and Practices. SAGE Publications.

Efendi, N., & Sholeh, M. I. (2023). Manajemen pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Academicus: Journal of Teaching and Learning, 2(2), 68–85.

Koivuniemi, M., Järvenoja, H., & Järvelä, S. (2018). Teacher Education Students’ Strategic Activities in Challenging Collaborative Learning Situations. Learning, Culture and Social Interaction, 19, 109–123. https://doi.org/10.1016/j.lcsi.2018.05.002

Krisnandi, H., Efendi, S., & Sugiono, E. (2019). Pengantar Manajemen. LPU-UNAS.

Kurniati, P., Kelmaskouw, A. L., Deing, A., Bonin, B., & Haryanto, B. A. (2022). Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka Implikasinya Bagi Siswa Dan Guru Abad 21. Jurnal Citizenship Virtues, 2(2), 408–423. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i2.1516

Kusumaningtyas, R., Sholehah, I. M., & Kholifah, N. (2020). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru Melalui Model dan Media Pembelajaran bagi Generasi Z. Warta LPM, 23(1), 54–62. https://doi.org/10.23917/warta.v23i1.9106

McLaughlin, M. W., & Talbert, J. E. (2008). Building School-Based Teacher Learning Communities: Professional Strategies to Improve Student Achievement. In Choice Reviews Online (Vol. 45, Issue 05). Teachers College Press. https://doi.org/10.5860/choice.45-2737

Mulyasa, H. E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Bumi Aksara.

Mulyasa, H. E. (2022). Manajemen Pendidikan Karakter. Bumi Aksara.

Nilson, L. B. (2003). Teaching at Its Best: A Research-Based Resource for College Instructors. In Book (Vol. 2nd). John Wiley & Sons.

Nurdyansyah, N., & Fahyuni, E. F. (2016). Inovasi Model Pembelajaran Sesuai Kurikulum 2013 Nizamia Learning Center.

Pohan, A. E. (2020). Konsep Pembelajaran Daring Berbasis Pendekatan Ilmiah. Sarnu Untung.

Pramukantoro, E. S. (2018). Solusi Kesenjangan Informasi Digital di Daerah Rural: Pendekatan Praktis. Universitas Brawijaya Press.

Pratt, S. (2014). Achieving Symbiosis: Working Through Challenges Found in Co-Teaching to Achieve Effective Co-Teaching Relationships. Teaching and Teacher Education, 41, 1–12.

Ritonga, L. A. (2024). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Analysis, 2(2), 320–327.

Sekar, R. Y., & Kamarubiani, N. (2020). Komunitas Belajar Sebagai Sarana Belajar dan Pengembangan Diri. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 2(1), 10–15.

Vescio, V., Ross, D., & Adams, A. (2008). A Review of Research on The Impact of Professional Learning Communities on Teaching Practice and Student Learning. Teaching and Teacher Education, 24(1), 80–91.

Wibowo, H. (2020). Pengantar Teori-Teori Belajar dan Model-Model Pembelajaran. Puri Cipta Media.

Yusup, M. F. B. (2024). Challenges and Solutions in Improving School Infrastructure in Remote Areas. Journal of Strategy and Transformation in Educational Management, 27–23.

Zubaidah, S. (2016). Keterampilan Abad ke-21: Keterampilan yang Diajarkan Melalui Pembelajaran. In Seminar Nasional Pendidikan, 2(2), 1–17.

Downloads

Published

2025-01-04

How to Cite

Membina Komunitas Belajar Guru: Berbagi Praktik Baik dan Pengalaman untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Kabupaten Sabu Raijua. (2025). BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 323-334. https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i3.3958