Edukasi dan Pendampingan Perilaku Perawatan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Prasekolah TK B
DOI:
https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i3.3766Keywords:
Edukasi, kesehatan gigi dan mulut, pendampinganAbstract
Kurangnya pengetahuan, sikap dan tindakan anak terhadap perawatan kesehatan gigi dan mulut dikarenakan kurangnya edukasi kesehatan, salah satu yang dapat meningkatkan yaitu edukasi melalui video dan pendampingan. Sebagian besar anak prasekolah TK di TK Al Walida terdapat masalah kesehatan gigi dan mulut, target kesehatan gigi dan mulut pada anak hanya 70%, hal itu menunjukkan bahwa kesehatan gigi dan mulut pada anak masih terbilang rendah. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi melalui audiovisual dan pendampingan pada anak tentang perawatan Kesehatan gigi dan mjulut untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bagian-bagian gigi yang kita miliki, serta dapat mencontohkan dengan jelas bagaimana cara atau tahapan yang benar saat menyikat gigi yaitu bagaimana cara menyikat gigi bagian depan, samping, kunyah, dalam, dan lidah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim prodi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik bekerjasama dengan pihak TK Al Walida yang bertempat di TK Al Walida Bungah Gresik pada tanggal 9-16 Juni 2022 dengan metode yang dilakukan yaitu pemberian edukasi Kesehatan dengan media audiovisual dan pendampingan. Melalui kegiatan ini diharapkan anak prasekolah semakin mengetahui akan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta dapat melakukan sendiri cara meggosok gigi yang baik dan benar sehingga bisa mencegah terjadinya karies gigi maupun sakit gigi pada anak. Diakhir pengabdian anak prasekolah mengalami peningkatan pemahaman dan perubahn sikap dalam mencegah karies gigi. Dari hal tersebut terciptanya media edukasi yang bisa menjadi pembelajaran bagi anak prasekolah dalam mencegah dan mengantisipasi agar tidak mengalami karies gigi. Hasil yang didapatkan setelah kegiatan pengabdian yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan peningkatan sikap dari negative ke positif. Oleh karena itu, dengan adanya edukasi dan pendampingan ini sebagai Upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak prasekolah pentingnya untuk menggosok gigi untuk meningkatkan derajat Kesehatan.
Downloads
References
Daryanto, D. (2013). Media Pembelajaran Peranannya Sangat Penting Dalam. In Yogyakarta: Gava Media. Depdikbud.
Dengah, P. R., & Mariati, N. W. (2015). Gambaran Tingkat Karies Berdasarkan Status Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Anak Usia 12-13 Tahun di SMP Katolik Santo Yohanis Penginjil Desa Laikit Minahasa Utara. E-GiGi, 3(2).
Hardiyanti, F. P. (2016). Peningkatan Kemampuan Menggosok Gigi Melalui Media Boneka Gigi Pada Anak Tunagrahita Kategori Sedang Kelas IV Di SLBC Rindang Kasih Secang. Widia Ortodidaktika, 5(8), 815–826.
Kidd, E. A. M., & Bechal, S. J. (1992). Dasar-Dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya. In Jakarta: Egc.
Mahirawatie, I. C., & Ramadhani, F. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Orang Tua Pada Karies Gigi Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(3), 487–492.
Monica, T. (2016). Hubungan Antara Pola Makan, Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Dengan Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Mongisdi III Makasar Tahun 2015. Skripsi. Makasar: Universitas Islam Negeri Alauddin.
Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurhawati, W. A., Hartini, S., & Purnomo, S. E. (2017). Pengaruh Bercerita Menggunakan Media Boneka Gigi Terhadap Peningkatan Perilaku Cara Menggosok Gigi Dengan Benar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Pertiwi 07 Mijen Semarang. Karya Ilmiah.
Pintauli, S. (2010). Analisis Hubungan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Status Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SD dan SMP di Medan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 16(4), 376–390.
Pratikto, H. (1995). Hubungan Antara Pola Makan dan Kebiasaan Menggosok Gigi dengan Prevalensi Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Kelas V dan VI di Wilayah Kerja PUSKESMAS I Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan. Skripsi S-1. Universitas Diponegoro.
Pratiwi, S. L., Hatta, I., & Adhani, R. (2019). Efektivitas Penyuluhan Menyikat Gigi Metode Horizontal Antara Demonstrasi dan Video Terhadap Penurunan Plak (Tinjauan pada Siswa Tunagrahita di SMPLB B/C Dharma Wanita Persatuan Banjarmasin). Dentin, 3(2).
Sanaky, H. A. H. (2013). Media Pembelajaran Interaktif-Inovatif. In Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.
Sherlyta, M., Wardani, R., & Susilawati, S. (2017). Tingkat kebersihan gigi dan mulut siswa Sekolah Dasar Negeri di desa tertinggal Kabupaten Bandung. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 29(1), 69–76.
Sinaga, A. (2013). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu dalam Mencegah Karies Gigi Anak Usia 1–5 Tahun di Puskesmas Babakan Sari Bandung. Jurnal Darma Agung, 21(13), 141.
Smaldino, S. E., Lowther, D. L., & Russell, J. D. (2012). Instructional Technology & Media For Learning Edisi Kesembilan diterjemahkan dari buku aslinya Instructional Technology and Media for Learning Pearson Education. Inc. Kencana Prenada Media Group.
Ulya, N. (2021). Peningkatan Derajat Kesehatan Anak Melalui Program Penyuluhan Kesehatan Gigi (Cara Gosok Gigi Yang Benar) di Pasirsari Kota Pekalongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(2), 81–84.
Wawan, A., & Dewi, M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. In Yogyakarta: Nuha Medika.
Wiryasaputra, T. S. (2006). Ready to care: Pendampingan dan Konseling Psikologi. Galang Press.



