Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Liveworksheet Ditinjau dari Adversity Quotient
DOI:
https://doi.org/10.30822/asimtot.v7i02.5373Kata Kunci:
problem based learning, liveworksheet, kemampuan numerasi, adversity quotientAbstrak
Kemampuan numerasi siswa Indonesia masih rendah berdasarkan hasil PISA 2022, sementara pembelajaran matematika di sekolah masih didominasi dengan pembelajaran ekspositori yang kurang mendukung pengembangan keterampilan numerasi. Model Problem Based Learning (PBL) berbantuan liveworksheet berpotensi mengatasi masalah ini, namun kajian yang meninjau efektivitasnya berdasarkan Adversity Quotient (AQ) siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan numerasi siswa melalui model PBL berbantuan liveworksheet ditinjau dari AQ. Pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group diterapkan pada 70 siswa kelas X SMA Negeri 2 Negara. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian kemampuan numerasi serta kuesioner AQ yang mengelompokkan siswa menjadi 3 kategori, yaitu climbers, campers, dan quitters. Analisis data menggunakan uji independen sampel t-test dan two-way ANOVA terhadap nilai N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peningkatan kemampuan numerasi siswa pada PBL berbantuan liveworksheet secara signifikan lebih tinggi daripada pembelajaran ekspositori (p < 0,001); (2) PBL berbantuan liveworksheet efektif untuk siswa climbers (Cohen's d = 3,283) dan campers (Cohen's d = 2,470) berdasarkan analisis N-gain, namun tidak memberikan peningkatan signifikan pada siswa quitters (Cohen's d = 0,360); dan (3) terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran dan AQ terhadap kemampuan numerasi siswa (F = 9,284; p < 0,001).
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Putu Galuh Kirana Utami, Prof. Dr. Yumiati, M.Si., Dr. Ardi Dwi Susandi, S.Pd., M.Pd.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







