PENGEMBANGAN BAHAN AJAR AUGMENTED REALITY SCAN TO LEARN PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR
DOI:
https://doi.org/10.30822/fcegbp21Kata Kunci:
AR scan-to-learn, bahan ajar berbasis etnomatematika, persamaan dan pertidaksamaan linear, pengembangan pembelajaranAbstrak
Latar belakang penelitian ini adalah masih dominannya pembelajaran prosedural pada materi aljabar awal serta keterbatasan bahan ajar dalam memfasilitasi pemahaman konseptual dan visualisasi proses matematis yang bersifat dinamis. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang meliputi tahap needs assessment, design, serta development and implementation. Subjek uji coba terdiri atas 25 siswa SMP. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons siswa, tes hasil belajar, dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Validitas berada pada kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli. Kepraktisan ditunjukkan oleh keterlaksanaan pembelajaran yang optimal dan respons siswa dengan rerata skor 3,22 (kategori praktis). Keefektifan tercermin dari ketuntasan belajar sebesar 100% dengan nilai rata-rata 88,4 serta aktivitas belajar siswa yang aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi bahan ajar cetak dengan dukungan digital yang fleksibel dan terkontrol dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa pada materi PLSV-PtLSV
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Samuel Igo Leton

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







