Paradigma Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Matematika Humanis: Membangun Etika dan Kecerdasan Logis Di Era Digital

Penulis

  • Sabrina Alifah {"en_US":"Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta"}
  • Nasya Putri Sashena Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta image/svg+xml
  • Syamsul Aripin

DOI:

https://doi.org/10.30822/s9g1b120

Kata Kunci:

Pendidikan Islam, Pembelajaran Matematika Humanis, Etika, Kecerdasan Logis, Era Digital

Abstrak

Kemajuan teknologi pada era digital mengubah pola pembelajaran peserta didik, termasuk dalam mata pembelajaran matematika. Namun, perkembangan tersebut seringkali tidak sejalan dengan upaya pembentukan nilai moral dan spiritual yang menjadi pokok pendidikan islam. Artikel ini bertujuan menelaah paradigma pendidikan islam dalam kerangka pembelajaran matematika yang berwatak humanis sebagai cara memperkuat keseimbangan antara aspek etika dan kemampuan logis. Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka dengan menganalisis literatur terkait prinsip-prinsip pendidikan islam, pendekatan humanistik, serta model pembelajaran matematika kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa memasukkan nilai-nilai pendidikan islam ke dalam pembelajaran matematika mendorong peserta didik memaknai konsep-konsep matematis tidak hanya dari sisi rasional, tetapi juga dari perspektif spiritual; sekaligus menumbuhkan nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesadaran akan keteraturan ciptaan Tuhan yang tercermin dalam logika matematika. Dengan begitu, paradigma pendidikan islam berkontribusi pada terciptanya pembelajaran matematika yang lebih bermakna, beretika, dan relevan dengan tantangan di zaman digital.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Nasya Putri Sashena, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

    Program Studi Pendidikan Matematika 

Referensi

Diterbitkan

2025-10-29

Cara Mengutip

Paradigma Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Matematika Humanis: Membangun Etika dan Kecerdasan Logis Di Era Digital. (2025). Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika, 7(01), 13-24. https://doi.org/10.30822/s9g1b120